<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2079557633908484737</id><updated>2012-02-16T11:56:36.758-08:00</updated><title type='text'>Indahnya Kedamain</title><subtitle type='html'>"Subhanallah,,,,,Betapa indahnya dunia ini apabila setiap insan yang beriman dan dengan keberimanannya menebarkan rasa aman dan kedamaian bagi sesamanya"</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://ahmadfaroidz.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2079557633908484737/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ahmadfaroidz.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>faroidz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06685133659679320001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-GcnyZ9AGazA/Tg7IuHE_6XI/AAAAAAAAADg/NoTs-nC436k/s220/qq.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>12</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2079557633908484737.post-289026979695307122</id><published>2011-07-25T09:04:00.000-07:00</published><updated>2011-07-25T19:04:29.379-07:00</updated><title type='text'>Persiapan Menyambut Ramadhan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-FGK4GClz5Ck/Ti2Uw4v_tRI/AAAAAAAAAFw/hDtjnYN3nyc/s1600/Ramadan.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 243px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-FGK4GClz5Ck/Ti2Uw4v_tRI/AAAAAAAAAFw/hDtjnYN3nyc/s320/Ramadan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5633322276498683154" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah…Alhamdulillah,,,tidak terasa begitu cepat rasanya, tinggal hitungan hari saja kita akan kedatangan tamu yang istemewa lagi yaitu bulan suci  ramadhan yang penuh berkah dan magfiroh. Seiring kita menunggu bulan suci ramadhan yang tidak lama lagi kita akan melaksanakannya, sangat baguslah sekarang juga kita menyiapkannya dengan semaksimal mungkin agar nantiya disaat kita menjalankannya akan bisa lancar dan mendapatkan hasil yang maksimal. Sesuatu yang akan dikerjakan apabila sebelumnya dipersiapakn dengan matang maka akan tercapai hasil yang baik pula.&lt;span class="fullpost"&gt;Maka dari itu jangan menganggap remeh masalah persiapan dan menurut ana sangat penting banget sebuah persiapan itu, untuk itu kita semua memplenning / memenej / mengatur strategi sebaik mugkin persiapan kita untuk menjalakan sesutau yang benar – benar berharga sekali dalam satu kali dalam satu tahun yaitu melakuakan puasa dibualn ramadhan. Dan sangat sayang banget kalau tidak ada persiapan yang ekstra sehingga nantinya ketika menjalankanya akan terasa biasa – biasa saja atau tidak yang istimewa. Disni ana akan menjelaskan sedikit mengenai persiapan untuk menjalankan ibadah puasa diramadhon ini. Lagsung saja tidak usah panjang lebar ana langsung jelaskan yang saya juga ambil dari internet,,,hehehe,,sok tau ana?????!! Ada beberapa point yang akan ana tulis disini semoga bisa bermanfaat buat temen – temen dan para pembaca yang lainya.&lt;br /&gt;Sebagaimana kita tahu, bulan Ramadhan adalah bulan yang paling ditunggu-tunggu oleh jutaan umat muslim di seluruh penjuru dunia. Kurang lebih 1  minggu lagi kita akan memasuki bulan penuh berkah itu pada tahun 1432 Hijriyah ini. Untuk dapat menjalankan ibadah Ramadhan secara maksimal, sudah sepantasnya umat muslim mempersiapkan diri untuk menyambut bulan yang mulia ini. Setidaknya ada 4 hal yang perlu dipersiapkan untuk menyambut Ramadhan, apa saja 4 persiapan tersebut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Persiapan ruhiyah ( Hati)&lt;br /&gt;Persiapan ruhiyah atau mempersiapkan nurani untuk menyambut bulan Ramadhan merupakan persiapan yang sudah seharusnya dipersiapkan. Persiapan hati merupakan persiapn ditingkat pertama yang harus ada di setiap diri seorang muslim. Kareana hati adalah landasan atau dasar utama yang menentukan baik dan tidaknya kwalitas amal ibadah seseorang. Hati yang baik akan menciptakan niat yang baik, dan niat yang baik akan menghasilkan ibadah yang baik pula. Sesungguhnya setiap amalan tergantung kepada niatnya, apabila baik maka baiklah amal ibadahnya begitu juga sebaliknya. Persiapan ruhiyah dapat dilakukan dengan cara &lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;tazkiyatun nafs&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; / membersihkan hati dari penyakit – penyakit dalam jiwanya sehingga hati nurani akan bersih dari penyakit-penyakit yang dapat mengganggu ibadah dibulan ramadhon nantinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan beruntunglah orang yang menyucikan jiwanya” ( Asy - Syams : 9)&lt;br /&gt;Ada banyak cara yang bisa kita lakukan agar hati ini benar – benar siap, yaitu dengan :&lt;br /&gt;1. Banyak banyak bertaubat atas dosa yang pernah dilakukannya&lt;br /&gt;2. Banyak – banyak beristigfar&lt;br /&gt;3. Berbuat baik dan menjauhi perbuatan – perbuatan maksiat&lt;br /&gt;4. Rajin beribadah wajib atau pun sunnah&lt;br /&gt;5. Banyak berdzikir kepada Allah&lt;br /&gt;Semoga dengan itu hati kita dibersihkan oleh Allah sehingga kita dapat melaksanakan puasa dengan khusuk dan puasanya diterima Allah sehingga kita bisa memperoleh kemenagan dan kembali fitroh. Amin, amin ya robbal alamin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Persiapan ilmiyah ( Ilmu )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilmu sangatlah penting untuk kita dapatkan karena dengan ilmulah kita dapat mengetahuai mana yang baik dan mana yang tidak baik. Beribadah di bulan Ramdhan akan lebih maksimal jika kita mengetahui ilmu - ilmu yang berkaitan dengan bulan Ramadhan yang dapat membekali kita untuk menjalani ibadah di bulan ini terutama ilmu - ilmu tentang amalan di bulan Ramadhan seperti hikmah puasa Ramadhan, tadarus Al-Quran, shalat Tarawih, i’tikaf di masjid hingga zakat. Kita dapat mengetahui ilmu yang dapat menjadi bekal ramadhan nantinya melalui banyak cara. Bisa dengan mengikuti pengajian / majelis, membaca buku tentang referensi Ramadhan, bertanya kepada ahlinya, bisa juga mencari melalui media internet dan melalui media elektronik misalnya radio atapun televisi. Banyak masyarakat awam yang kurang paham masalah puasa, mereka mengerjakan puasa tapi hanya sebatas menahan rasa lapar atau hal – hal yang bisa membatalkan puasa, selebihnya mereka tidak tahu bahwa banyak amalan - amalan atau hikmah - hikmah yang belum diketahuainya karena kurang begitu paham tentang ilmunya. Dengan mengetahui ilmu - lmu yang berkaitan dengan Ramadhan kita akan lebih siap dan bersemangat melaksanakan amalan-amalan di bulan Ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Persiapan kesehatan atau persiapan jasadiyah ( Fisik )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puasa identik dengan ibadah yang memerlukan fisik yang prima. Orang yang fisiknya kuat akan lancar dalam menjalankan puasa. Oleh karen itu, kita mulai saat ini perlu mempersiapkan fisik kita dengan sebaik - baiknya, mumpung masih ada waktu  walaupun tidak lama lagi kita akan  menjalankan ibadah Ramadhan. Banyak cara yang bisa kita lakukan agar tubuh kita menjadi sehat dan selalu fit, diantarnya dengan berolah raga dengan teratur, makan yang cukup dan yang sehat, tidur cukup, selalu jaga kebersihan dan banyak lagi yang lainya. Sebelum kita menjalankan puasa tidak salahnya kita melakukan pemanasan dahulu dengan cara berpuasa sunnah seperti puasa senis - kamis, puasa Nabi Daud, atau puasa sunnah yag lainya. Sehingga ketika tiba waktunya puasa ramadhon kita tidak kaget, dan akhirnya tidak beban berat untuk kita lakukan. Ketika menjalankan puasa bukan berarti kita bermalas – malasan karena kita tidak makan akhirnya lemas, itu salah besar. Malah sebalikya kalau kita sudah terbiasa berpuasa maka tubuh kita akan menjadi lebih sehat dan kuat. Kita harus selalu bersemangat berpuasa walaupun saat sedang bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah” (HR.Muslim, Baihaki, Ibnu Majah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Persiapan maliyah ( Harta )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mempersiapkan harta di bulan Ramadhan bukan berarti  untuk membeli makanan yang banyak, melainkan untuk amal ibadah seperti infak/shadaqah, zakat mal maupun zakat fitrah, atau memberi makanan buka puasa untuk oranglain.&lt;br /&gt;Dengan melakukan persiapan di atas semoga ibadah kita di bulan Ramahan nantinya akan lebih maksimal dan tentunya mendapat pahala dari Allah Ta’ala. Pada akhirnya, Selamat menyambut bulan Ramadhan bagi umat muslim di seluruh dunia. pekerjaan berat tau yang mungkin bisa menjadi beban kelancaran puasa kita hendak mulai saat ini diselesaikan, atu bisa dikurangi,sehinnga pada waktu menjalankan ibadah puasa kita tidak terlalu diberatkan dengan masalah kesibukan atau pekerjaan dan kita bisa fokus menjalankanya.&lt;br /&gt;Semoga artikel ini bermanfaat, paling tidak dapat mengingatkan satu sama lain tentang bulan Ramadhan yang akan segera datang. Itu saja yang dapat ana sampaikan,besar harapan semoga dapat bermanfaat bagi para pembaca atau pun bagi teman – teman semua. Mohon maaf atas segala kekurangan maklum ana bukan penulis sejati dan miskin ilmu, maka dengan itu ana mengharap masukan kritik maupun saran kepada pembaca semua. Semoga kita diberi kesempatan untuk bertemu dengan bulan ramahan dan bisa menjalankan dengan sebaik mungkin. &lt;br /&gt;syukron,,,,,&lt;br /&gt;“ Marhabban Yaa Ramadhan”&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2079557633908484737-289026979695307122?l=ahmadfaroidz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ahmadfaroidz.blogspot.com/feeds/289026979695307122/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ahmadfaroidz.blogspot.com/2011/07/persiapan-menyambut-ramadhon_25.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2079557633908484737/posts/default/289026979695307122'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2079557633908484737/posts/default/289026979695307122'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ahmadfaroidz.blogspot.com/2011/07/persiapan-menyambut-ramadhon_25.html' title='Persiapan Menyambut Ramadhan'/><author><name>faroidz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06685133659679320001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-GcnyZ9AGazA/Tg7IuHE_6XI/AAAAAAAAADg/NoTs-nC436k/s220/qq.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-FGK4GClz5Ck/Ti2Uw4v_tRI/AAAAAAAAAFw/hDtjnYN3nyc/s72-c/Ramadan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2079557633908484737.post-3934933011897175382</id><published>2011-05-09T10:05:00.000-07:00</published><updated>2011-05-09T10:20:30.592-07:00</updated><title type='text'>Cinta Harta dan Dunia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-Z2S8CcRAzVQ/TcgiVlTv74I/AAAAAAAAADU/9d1ep_3AgVw/s1600/workshop-mantra-uang.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 250px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-Z2S8CcRAzVQ/TcgiVlTv74I/AAAAAAAAADU/9d1ep_3AgVw/s320/workshop-mantra-uang.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5604767490450124674" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Al-Ghozali mengatakan, bahwa bumi ini bagi manusia sebagai tikar dan tempat tinggal atau temapt bermukim ( Al Ghozali, Ihya' 'Ulumuddzin, III, 1989:238 ). Segala sesuatu yang terdapat diatas bumi ini sebagai alat untuk memenuhi kebutuhanya. Tumbuh – tumbuhan dipergunakan oleh manusia sebagai makanan dan pengobatan. Barang – barang tambag dipergunakan untuk perhiasan, perkakas rumah dll.&lt;span class="fullpost"&gt; Binatang dijadikan kendaraan ataupun dagingnya bisa diambil dijadikan makanan. Manusia sendiri bagi manusia dapat saling membantu atau tolong menolong diatara mereka dan dapat pula memberi kesenangan, misalnya wanita bagi laki – laki atau sebaliknya laki – laki bagi wanita.Manusia menyikapi dunia adan harta ,menurut Al-Ghozali dapat dibagi menjadi dua kelompok ,yaitu pertama orang yang menciantai dunia secara berlebih – lebihan, sehingga seluruh  atifitasnya  terkonsentrasi dan disibukan untuk keperluan harta dunia itu. Kedua orang yang mengetahui sebab dan tujuannya untuk memerlukan dunia sehingga ia mengetahuai batas - batas keperluannya. Tipe orang kedua ini, tidak menggunakan harta dunia selain sebagai umpan binantang kendaraan , dimana ia akan berjalan bersama dengan kendaraan itu menuju kepada Allah SWT. ( Al-Ghozali,Ihya';Ulumuddin,III 1989 ) .Yang dimaksud Al-Ghozali, “binatang kendaraan” ini adalah badan manusia. Badan manusia tidak akan tahan selain dengan, makan, minum, berpakain dan tempat tinggal. Sebagaimana halnya binatang unta tidak akan bertahan untuk perjalanan haji. Selain dengan umpan air dan pakain untuk memelihara punggungnya.  Orang yang lupa diri  tekun mengumpulkan harta dunia diibaratkan olehnya orang yang berpergian haji dengan kendaraan unta. Ia berhenti pada suatu tempat diperjalanan, dan ia sibuk memelihara unta dengan mencarikan makan, pakain yang berwarna – warni sehingga ia lupa dan ditinggalakan oleh kafillah rombongannya. Ia lengah dan lalai dari tujuan hajinya. Dan ditinggaalnya dari  rombongan binatang  buas.&lt;br /&gt; Apabila manusia salah dalam menyikapi harta dunia, maka kencintaannya kepada dunia akan menjadi salah satu sumber gangguan mental bagi manusia. Sepeti rakus, riya, iri hati, dengki, gila pangkat, dan lain-lainnya.&lt;br /&gt; Untuk mengobati cinta harta dunia yang berlebihan , menurut Al Ghozali adalah pertama bersikap sederhana dan ekonomis dalam kehidupan sehari - harinya dan secara sederhana pula dalam membelanjakan hartanya. Kedua memeksakan kepada dirinya untuk memrasa cukup terhadap apa yang telah diperolehnya. ( Al-Ghozali,Ihya';Ulumuddin,III 1989 ).&lt;br /&gt; Dan selalu ingat kepada llah bahwa Allah yang telah memberi dan sewaktu – waktu Allah akan megambilnya kembali karena harta hanyalah titipan Allah semata. Dan Allah kelak akan meminta pertanggungjawaban atas semua harta yang telah diberikan-Nya.untuk itu gunakan harta dengan sebaik baiknya dengan beramal, sodakoh, zakat dan tak lupa untuk memberi sebagian harta kepada fakir miskin karena itu merupakan haknya.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2079557633908484737-3934933011897175382?l=ahmadfaroidz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ahmadfaroidz.blogspot.com/feeds/3934933011897175382/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ahmadfaroidz.blogspot.com/2011/05/cinta-harta-dan-dunia-al-ghozali.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2079557633908484737/posts/default/3934933011897175382'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2079557633908484737/posts/default/3934933011897175382'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ahmadfaroidz.blogspot.com/2011/05/cinta-harta-dan-dunia-al-ghozali.html' title='Cinta Harta dan Dunia'/><author><name>faroidz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06685133659679320001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-GcnyZ9AGazA/Tg7IuHE_6XI/AAAAAAAAADg/NoTs-nC436k/s220/qq.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-Z2S8CcRAzVQ/TcgiVlTv74I/AAAAAAAAADU/9d1ep_3AgVw/s72-c/workshop-mantra-uang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2079557633908484737.post-3188296779815860575</id><published>2011-03-24T21:43:00.001-07:00</published><updated>2011-03-25T23:51:49.866-07:00</updated><title type='text'>Langkah Sukses</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-mhexnWefOTM/TY2M4yjfmqI/AAAAAAAAADM/mpBsjez9rsk/s1600/kunci-sukses.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 266px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-mhexnWefOTM/TY2M4yjfmqI/AAAAAAAAADM/mpBsjez9rsk/s320/kunci-sukses.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5588277619907861154" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;10 Langkah Pengusaha Mencapai Sukses&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjalankan sebuah usaha pribadi adalah cara yang kreatif,inovatif dan memerlukan usaha yang maksimal dan tidak mudah untuk dijalankan kalau tidak didukung dengan pengetahuan dan pengalaman yang cukup.dan dengan mendirika usaha sendiri peluang untuk menjadi sukses pun lebar. Dari tempat yang nyaman di sebuah perusahaan dimana gaji secara teratur diterima, anda akan memasuki teritori bisnis yang penuh dengan ketidakpastian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakah cara untuk menentukan apakah anda dapat menjadi pengusaha berhasil, atau lebih baik bekerja untuk orang lain?. Tidak ada formula untuk sukses. Namun, kebanyakan pengusaha sukses membagi 10 karakter ini. Cek jika anda memiliki salah satunya:&lt;span class="fullpost"&gt;    &lt;br /&gt;1. Berpikir sukses&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mendapatkan kesuksesan yang diinginkan, anda perlu bermimpi besar. Setiap kesuksessan dimulai dengan impian besar. Anda perlu memiliki impian besar bagi diri anda- anda ingin menjadi kaya, terkenal atau berkecukupan. Namun mimpi saja tidak cukup. Anda harus aktif memvisualkan sukses dalam pikiran anda sehingga dapat anda rasakan. Bagaimana rasanya melipatgandakan income anda? bagaimana hidup akan berubah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengusaha sukses memiliki sikap keterbukaan dan keyakinan yang dapat anda miliki. Para pakar manajemen telah mengajarkan pada kita kekuatan visualisasi- dengan melihat diri kita didalam pikiran untuk mencapai impian-impian kita. Jika anda ingin menjadi penulis sukses, gambarkan diri anda menandatangani buku di kerumunan orang yang antri minta tanda tangan anda. Dan proses ini harus diingimbangi dengan tindakan yang konstan! Anda harus berfikir jika anda dapat meraih sukses di setiap menit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Memiliki hasrat pada apa yang kerjakan(niatan yang kokoh)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda memulai bisnis untuk merubah sebagian atau seluruh hidup anda. Untuk melakukan perubahan ini, anda perlu mengembangkan atau membuka hasrat personal anda terhadap perubahan baru. Keberhasilan akan datang jika anda mencintai apa yang anda kerjakan. Mengapa? Karena kita akan lebih bersemangat mengejar tujuan terhadap apa yang kita cintai. Jika anda membenci pekerjaan anda sekarang, apakah anda akan berhasil? Tidak sama sekali! Meskipun anda menjadi kompeten melakukan tugas tersebut, namun anda tidak akan pernah meraih keberhasilan yang besar. Anda akan mencapai performa puncak dan melakukan sesuatu untuk meraih sukses jika anda melakukan sesuatu yang menjadi minat anda. Pengusaha sukses tidak peduli jika mereka menghabiskan 15 atau 18 jam sehari untuk mengurus bisnisnya karena mereka memang mencintai apa yang mereka kerjakan. Keberhasilan dalam bisnis adalah masalah kesabaran dan kerja keras, yang hanya didapatkan jika anda memiliki hasrat terhadap tugas dan kegiatan yang anda kerjakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Fokus pada kelebihan anda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadapi kenyataan ini; anda tidak dapat menjadi apapun bagi semua orang. Kita memiliki kelebihan dan kekurangan. Agar efektif, anda harus mengenali kelebihan dan berkonsentrasi pada hal tersebut. Anda akan menjadi semakin sukses jika mampu menggabungkan dengan upaya anda di area yang anda kuasai dengan baik. Misalnya, dalam bisnis, anda memiliki insting marketing yang bagus, kemudian pertajam kelebihan ini dan gunakan dengan maksimal. Mintalah bantuan di area yang tidak anda kuasai, misalnya akuntansi atau pembukuan. Untuk merubah kelemahan menjadi kekuarangan, pertimbangkan untuk mengikuti training formal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Pantang memikirkan kemungkinan gagal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayn Rand, di dalam novelnya The Fountainhead, menulis, "Bukan sikap manusia- atau makhluk hidup, untuk memulai dengan menyerah." Sebagai seorang pengusaha, anda harus sepenuhnya percaya dengan sasaran dan apa yang anda lakukan. Pikirkan apa yang anda kerjakan akan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan diri anda sendiri. Anda harus memiliki keyakinan yang kuat atas ide, kemampuan dan diri anda sendiri. Anda harus yakin dibalik bayangan keraguan, anda memiliki kemampuan untuk mengenali dan mengatasinya. Semakin anda mengembangkan keyakinan untuk mencapai sasaran, semakin cepat anda mendapatkannya. Namun, keyakinan anda harus diimbangi dengan perhitungan resiko. Pengusaha sukses adalah mereka yang menganalisa dan meminimalkan resiko untuk mendapatkan profit. Seperti yang sering mereka katakan, "tanpa keberanian, tidak ada kemenangan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Rencanakan dengan baik(planning)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda memiliki visi, dan yakin dapat mencapai visi anda. Tapi, tahukan anda bagaimana mencapai visi anda? Untuk mencapainya, anda harus memiliki tujuan konkrit sebagai batu loncatan untuk visi anda. Tulislah sasaran anda: jangan melakukannya hanya untuk berfantasi. Anda harus merencanakan tindakan anda agar memberikan kontribusi untuk meraih visi. Kemampuan anda untuk menetapkan sasaran dan membuat perencanaan adalah keterampilan yang diperlukan untuk sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Kerja Keras!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap pengusaha sukses bekerja keras. Tidak ada orang sukses hanya dengan berpangku tangan. Seperti yang dikatakan Brian Tracy , "Anda bekerja selama 8 jam sehari untuk bertahan hidup; semua hal setelah 8 jam sehari adalah untuk kesuksesan." Tanyakan pada pengusaha sukses dan mereka akan mengatakan pada anda bahwa mereka harus bekerja lebih dari 60 jam dalam seminggu di awal bisnis mereka. Bersiaplah mengucapkan selamat tinggal pada acara nongkrong bersama setelah jam kerja, atau berjalan-jalan diakhir pekan. Jika anda berada di tahap awal, anda harus bernafas, makan dan minum dengan bisnis anda sampai bisnis anda dapat berjalan. Kerja keras akan mudah jika anda memiliki visi, sasaran yang jelas, dan hasrat pada apa yang anda kerjakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Terus-menerus memperluas jaringan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam bisnis, anda dinilai oleh perusahaan yang anda jalankan - dari tim manajemen, dewan direksi, dan rekan stratejik. Bisnis selalu memerlukan bantuan, terlebih usaha kecil. Penting untuk membentuk aliansi dengan orang-orang yang dapat membantu anda, dan yang dapat anda bantu. Agar berhasil dalam bisnis, anda harus memiliki ketrampilan networking yang bagus dan selalu jeli melihat peluang yang ditawarkan kontak anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Kemauan untuk Belajar (pantang menyerah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda tidak harus bergelar MBA atau PhD untuk berhasil dalam bisnis. Kenyataannya, banyak pengusaha yang tidak menyelesaikan pendidikan menengah mereka. Studi menunjukkan kebanyakan millioner memiliki intelegensi rata-rata. Namun, mereka meraih potensi secara penuh untuk mencapai tujuan finansial dan bisnis, karena mereka mau belajar. Untuk berhasil, anda harus mau bertanya, ingin tau, tertarik dan membuka pada pengetahuan baru. Kemauan untuk belajar menjadi hal yang penting seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi dan menjalankan bisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Memiliki keteguhan dan keyakinan(PD)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak seorangpun yang mengatakan jalan menuju sukses itu mudah. Disamping intensitas dan kerja keras, terkadang anda mengalami kegagalan. Beberapa pengusaha sukses mengalami kemunduran dan kekalahan, bahkan bangkrut, namun mereka segera bangkit untuk membuat perhitungan. Ingatlah, jika anda memiliki keteguhan, tidak ada yang dapat menghentikan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Disiplin pribadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thomas Huxley mengatakan, "Lakukan apa yang harus anda lakukan, terlepas anda menyukai atau tidak." Disiplin pribadi adalah kunci keberhasilan. Keinginan yang kuat akan mendorong diri anda untuk membayar harga kesuksesan - melakukan apa yang tidak disukai orang lain, bertarung dan memenangkannya dengan diri anda sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semoga bermnafaat,,,,,,,,,terimaksih.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2079557633908484737-3188296779815860575?l=ahmadfaroidz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ahmadfaroidz.blogspot.com/feeds/3188296779815860575/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ahmadfaroidz.blogspot.com/2011/03/10-langkah-pengusaha-mencapai-sukses.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2079557633908484737/posts/default/3188296779815860575'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2079557633908484737/posts/default/3188296779815860575'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ahmadfaroidz.blogspot.com/2011/03/10-langkah-pengusaha-mencapai-sukses.html' title='Langkah Sukses'/><author><name>faroidz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06685133659679320001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-GcnyZ9AGazA/Tg7IuHE_6XI/AAAAAAAAADg/NoTs-nC436k/s220/qq.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-mhexnWefOTM/TY2M4yjfmqI/AAAAAAAAADM/mpBsjez9rsk/s72-c/kunci-sukses.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2079557633908484737.post-3319381468356472790</id><published>2011-03-24T21:40:00.000-07:00</published><updated>2011-03-24T21:41:30.939-07:00</updated><title type='text'>Dibalik Ketenagan Jiwa</title><content type='html'>Dengan ibadah ( mengigat Allah Swt), Dzikrullah kita akan bisa memperoleh ketenangan. dalam ketenangan ini kita bukan hanya memperoleh kekuatan tapi dapat pula memperololeh kekuatan secara lahiriyah. Bahkan dampak positifnya terlihat jelas pada kesehatan mereka yang suka menjalakn ibadah dengan kontinyu atau teratur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panati Charles (1989 ) seoranga ahli kesehatan melaporkan hasil dari berbagai penelitian mengenai hubungan pikiran ( ketenagan ) dan kesehatan dan bagaiman pikiran dapat memainkan peranan utama , dan satu – satunya dalam penyembuhan. Selebihnya dapat disimak sebai berikut :&lt;span class="fullpost"&gt;    pasien rumah sakit jiwa pada suatu rumah sakit besar dibagi menjadi dua kelompok . Kelompok pertama menerima obat penenang stolazine, sementara kelompok lainya diberi placebo (obat tanpa isi / obat bohong – bohongan) . Percobaan tersebut dilaksanakan sedemikian rupa sehingga dokter dan pasien pun tidak mengetahuai siapa yang menerima obat yang sesungguhnya. Hasilnya yang didapatkan telah mengejukan , pasien yang menjadi tenang sebab placebo sedikit lebih banyak dari pada pasien yang telah diberi obat stolozine. Percobaan ini kemudian di ulangi para pasien diberi takaran dua kali lipat dan diberi tahu takaran tambahan tersebut akan mempercepat reaksi mereka terhadap penyembuhan. Dengan keteletian, yang mengherankan ternyata hampir dua kali lipat dari masing – masing kelompok menjadi tenang dan separuh waktu pertama. Mereka yang mendapat takaran placebo dua kali lipat bereaksi lebih santai dibandingkan dengan mereka yang menerima dua kali takaran obat yang sebenarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Galen seorang Dokter abad kedua puluhan, begitu juga Nasional Center Institut melaporkan hasil penelitianya bahwa perempuan yang pemurung lebih mudah terkena kanker payudara dibandingkan dengan perempuan periang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Munkin kita sering menjumpai entah teman, saudara, ataupun tentangga yang kelihatan sehat, selalu berolahraga setiap harinya tau- tau mendadak akibat serangan jantung. Hasil otopsinya mungakin tidak ada penyumbatan pada pembuluh darah arteri. Bahkan semua bukti menunjukan bahwa bukti jantung berdenyut kuat sampai terjadinya serangan, jenis serangan jantung semacam ini bayak sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para dokter beraggapan bahwa kematian mesterius semacam ini disbabkan oleh satu penyakit yang tidak nampak dan belum mereka ketemukan pada perorangan ataupun di masyarakat luas. Tapai menurut hasil riset, penyebab anatomis dari kematian tersebut bukanlah faktor utama jantungnya. melainkan dari otaknya. Hal ini diperkuat dari peneliatian James Skiner dari Fakultas Kedokteran Baylor University, dia mengatakan bahwa hubungan dan tidaknya otak dan jantung dipengaruhi oleh kemampuan induvidu dalam menanggulangi strees ( ketegangan ) yang dikenal dengan istilah coping mechanism. Skiner yakin bahwa manusia modern, sistem perahanan otak diaktifkan oleh strees . Tiga penyebab strees yang paling berbahaya adalah : 1. Masalah rumah tangga yang kurang ahrmonis. 2. Ketidak pastian kerja. 3. Perasaan kehilangan. Permulaannya adanay depresi sehingga mengalami strees, kemudaian kemudaian mementau nya sealam beberapa minggu atau tahun. Apabila strees sudah berada diambang toleransi, otak mendenyutkan jantung dengan denyutan – denyutan tidak lagi teraturyang mematikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adanya hubungan erat antara pikiran dan tubuh ,yang dikokohkan lagi oleh hasil dari penelitian James Lynch, seoarang Dokter spesialis phychosomatic peneliatian terhadap binatang menemukan bahwa belain yang hangat terhadap binatang – binatang peliharaan mempunyai akiabat yang baik bagi sistem peredaran darah (cardiovascular ), belain dengan kasih sayang juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap infeksi. hasil serupa juga terjadi pada pasien manusia. Bahkan denyut jantung dan gelombag otak orang dalam keadaan “comma”sering menunjukan perbaikan ketika tangannya dipegang oleh seorang dokter, perawat atau anggota keluarganya. Lynch menyimpulkn penemuan ini merupakan titik awal bagian landasan kemanusian yang luas. Terdapat kebutuhan biologis bagi kebutuhan kita untuk menjalin hubungan yang baik dan manusiawi. Bila kita gagal memenuhinya, maka berarti kesehatan kita dalam keadaan berbahaya, kata dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian bagaiman hubungan komitmen religius ( keimanan ) dengan penyembuhan? Menurut jajak pendapat Davit B. Larson dan Mr. Constance P.B. Menemukan bukti bahwa faktor keimanan memiliki pengaruh yang luas dan kuat terhadap kesehatan. Di didalam sintensisnya, The Faith Faktor : An Annotatetd Bibligraphy Of Chemical Research On Spiritual Subject, mereka menemukan bahwa faktor religius terlibat dalam peningkatan kemungkinan tambahnya usia harapan hidup, penurunan pemakain alkohol, rokok, dan obat, penurunan tekanan darah dan perbaikan kualitas hidup bagi pasien kanker dan penyakit jantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil penelitian Peter Pressman ( Benson, Herbert, MD 1998 )menunjukan tiga puluh wanita lanjut usia yang sembuh dari koreksi bedah pada tulang punggungnya yang patah diteliti untuk memulai hubungan antara keyakinan religius mereka dengan kesehatan medis dan psikiatrik mereka. Pasien dengan keimann yang kuat mampu untuk berjalan lebih jauh secara bermakna dan lebih kecil kemungkinanya untuk mengalmi depresi . Kemudian ia menyimpulkan bahwa komitmen religius yang konsisten akan memperkecil gangguan psikologis, semakin baik kesehatannya, maka semakin normal tekanan darahnya, dan semakin panjag harapan hidupnya.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2079557633908484737-3319381468356472790?l=ahmadfaroidz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ahmadfaroidz.blogspot.com/feeds/3319381468356472790/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ahmadfaroidz.blogspot.com/2011/03/dibalik-ketenagan-jiwa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2079557633908484737/posts/default/3319381468356472790'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2079557633908484737/posts/default/3319381468356472790'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ahmadfaroidz.blogspot.com/2011/03/dibalik-ketenagan-jiwa.html' title='Dibalik Ketenagan Jiwa'/><author><name>faroidz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06685133659679320001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-GcnyZ9AGazA/Tg7IuHE_6XI/AAAAAAAAADg/NoTs-nC436k/s220/qq.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2079557633908484737.post-857431670686715153</id><published>2011-03-24T21:37:00.000-07:00</published><updated>2011-03-24T21:38:39.488-07:00</updated><title type='text'>Tempat Harta</title><content type='html'>Suatu saat sahabat Nabi, Abdurrahman bin Auf diberi tau oleh Aisyah bahwa Nabi pernah bersabda , “Abdurrahman bin Auf akan masuk surga dengan merangkak karena hartanya. Ia lansung menyubang 1500 ekor kudanya dengan maksut yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu Menjelang meninggal dunia , Abdurrahman bin Auf pernah menyerahkan uang sebanyak 40.000 dinar yang kalau dirupiahkan setara dengan Rp. 17 milyar ( satu dinar sama dengan 4,25 gram emeas x 100.000 x 40.000 ) untuk dibagikan kepada veteran perang badar yang berjumlah 100 orang. Berarti kalau dihitung setiap orang akan mendapatkan Rp. 170.000.000 dan masih banyak lagi sumbangan yang telah diserahkan Abdurrahman bin Auf untuk kepentingan fii sabilillah.&lt;span class="fullpost"&gt;    Seorang sahabat bernama Abdullah bin 'Amr membeli rumah sahabatnya Kholid Bin Uqbah seharga 90.000 dinar ( Rp. 38.250.000.000 ) setelah dibayar lunas pada malamnya dia mendengar dirumah itu ada suatu tangis orang kena musibah . Abdullah bertanya ,,??ada apa gerangan yang terjadi pada kluarga kholid???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disampaikan kepada anak – anaknya sedih karena rumah dan tempat yang sangat disenangi anak – anaknya dijual. Abdullah lalu memanggil anak - anak sahabat itu dan di katakan , “ Ambillah rumah itu kembali,Nak, sekalian dengan uangnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masya Allah! Itulah yang dilakukan para sahabat yang sukses mencari nafkah tetapi juga berhasil menempatkan kekayaan yang dimilikinya hanya sampai kepada telapak tangannya. Tidak sampai kedalam hati sehingga sangat mudah dikeluarkan apabila sewaktu – waktu diperlukan dan tidak sedikit pun mempengaruhi jiwanya. Ini sekaligus membuktikan bahwa mereka memang giat mencari rizki ,tapi setelah mendapatkannya mereka sadar bahwa apa yang dikaruniaka Tuhan itu barulah ada gunanya bila dibelanjakan dijalan Allah Swt. Keyakinan yang demikian ini hanya dapat diperoleh lewat pendekatan diri kepa Allah Swt. Orang – orang yang demikian inilah yang dikatakan bahwa , “ mereka telah menikmati kekayaannya”&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2079557633908484737-857431670686715153?l=ahmadfaroidz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ahmadfaroidz.blogspot.com/feeds/857431670686715153/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ahmadfaroidz.blogspot.com/2011/03/tempat-harta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2079557633908484737/posts/default/857431670686715153'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2079557633908484737/posts/default/857431670686715153'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ahmadfaroidz.blogspot.com/2011/03/tempat-harta.html' title='Tempat Harta'/><author><name>faroidz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06685133659679320001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-GcnyZ9AGazA/Tg7IuHE_6XI/AAAAAAAAADg/NoTs-nC436k/s220/qq.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2079557633908484737.post-8986014371664513032</id><published>2011-03-24T21:34:00.000-07:00</published><updated>2011-03-24T21:35:39.736-07:00</updated><title type='text'>Keraguan Hati</title><content type='html'>Tanda sehatnya hati manusia adalah apapila merasa pasti dan positif tentang kebenaran suatu fakta dan kekeliruan suatu dusta, dan ia dalam keadaan mengetahuai dan yakin.sedangkan tanda penyakit hati sehubungan dengan pemahaman kebenaran dan kepalsuan terdapatlah kecemasan dan keraguan tentang kebenaran suatu fakta dan penolakan suatu kepalsuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesunguhnya hati yang kosong dari pengetahuan akan kebenaran dan cahaya ilmu dan kepecayaan tak pantas di sebut hati manusia. Hati semacam itu dimiliki oleh orang yang tidak mengenal kehidupan yang suci, dan kehidupannya rendah bagaikan seekor hewan.&lt;span class="fullpost"&gt;    Keraguan mirip dengan kebutaan. Orang buta senatiasa ragu akan hal yang ada disekelilingnya karena ia tidak akan bisa melihat. Jika suatu terbukti benar karena hikmah ,kesadaran, dan argumen rasional, tetapi orang itu tetep ragu, maka tentulah mata hatinya telah buta. Ia jauh dari anugrah kemampuan untuk merenung. Akal dan syariat, serta timgginya tagung jawab, mewajibkabkan kita semua untuk berusaha sembuh dari penyakit hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keraguan adalah penyakit yang serius yang harus kita hindari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Qur'an menyatkan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan adapun orang – orang yang didalam hati mereka da penyakit hati maka ( tanda- tanda Allah )menambah kekekotoran pada kotoran ( penyakit ragu ) mereka, dan mereka mati dalam kekafiran. (Qs At - Taubah : 125 )”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal bagi orang yang beriman, tanda - tanda ayat tersebut meningkatkan cahaya pengetahuan akan Tuhan kedalam kesadaran yang kuat dan sehat, juga menambah wawasan dan tingkat perenungan. Ayat ini menunjukan bahwa kebahagian tercurah kehati semacam itu, yang semakin menambah kemampuan pikiran dan pemahaman. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika menjelaskan ayat diatas, Imam Ja'far Shodiq as berkata : “Makna rijsam' ( kekotoran ) dalam ayat ini adalah keraguan. Jadi, satu keraguan ditambah ke keraguan mereka”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian Muslim tidak memiliki iman yang tulus dan keyakinan yang teguh kepada Allah, Rasul, dan Akhirat. Mereka berada dalam kondisi ragu. Mereka menganut islam dengan tujuan meperoleh keuntungan duniawi. Jika mereka medapat karunia dalam bentuk kekayaan, keamanan, dan keinginan materealitisnya terpenuhi, maka kepercayaannya akan teguh. Tetapi sebaliknya jika mendapatkan kesulitan, kemiskinan, penyakit dan kesengsaraan lain yang menimpanya. Ia akan meninggalkan agama dan berbalik ke kafiran. Mereka juga terjebak dalam kerendahan dan penjara dunia serta patut mendapatkan hukuman di akhirat. Sesungguhnya mereka menderita kerugian di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang orang seperti itu tak ubahnya seperti tentara dibelakang barisan. Ketika telah tiba waktunya untuk mengambil rampasan perang ,ia maju dibarisan paling depan dan ketika resiko kalah terlihat dialah orang pertama yang kluar dari medan pertempuran. Pernyataan beriman mereka pun sebatas lisan semementara hati mereka jauh dari beriman atau keyakinan. Dari ayat diatas jelaslah orang yang ragu ragu ( tentang agam mereka ) sesungguhnya akan merasakan kerugian didunia sebagaimana juga diakhirat . Bahkan sesungguhnya keraguan adalah tanda tidak bersihnya hati. Seharusnyalah setiap orang muslim menjaga hatinya untuk suci dari kotoran itu dan menghiasi dengan cahaya tauhid. Dan mudah – mudahan kita termasuk hamba didalamya...amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waallahua'alam,,,,,&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2079557633908484737-8986014371664513032?l=ahmadfaroidz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ahmadfaroidz.blogspot.com/feeds/8986014371664513032/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ahmadfaroidz.blogspot.com/2011/03/keraguan-hati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2079557633908484737/posts/default/8986014371664513032'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2079557633908484737/posts/default/8986014371664513032'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ahmadfaroidz.blogspot.com/2011/03/keraguan-hati.html' title='Keraguan Hati'/><author><name>faroidz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06685133659679320001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-GcnyZ9AGazA/Tg7IuHE_6XI/AAAAAAAAADg/NoTs-nC436k/s220/qq.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2079557633908484737.post-7685457649389508326</id><published>2011-03-24T21:21:00.000-07:00</published><updated>2011-03-25T23:38:54.810-07:00</updated><title type='text'>Keiklasan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-TLFZ5RgJiAo/TY2J6IVISfI/AAAAAAAAADE/mfocFfsifVY/s1600/ikhlas2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 277px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-TLFZ5RgJiAo/TY2J6IVISfI/AAAAAAAAADE/mfocFfsifVY/s320/ikhlas2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5588274344398178802" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Didalam bahasa arab akar dari kata iklas itu adalah khalasa yang berarti bersih, berhasil, sampai, selamat, dan pisah. Dari berbagai makna dan arti tersebut dapat dipahami makna iklas bukanlah seperti yng telah selama ini orang konotasikan bahwa banyak orang megira atau menggambarkn sebuah arti keiklasan tak ubahnya iklas itu seperti ketika kita mengeluarkan atau membuang kotoran, maksutnya ketika kita membuang kotoran maka kita tidak akan menoleh kebawah untuk melihat kotoran yang telah kita keluarkan, dan setelah itu tidak kita pikirkan lagi. Sekalipun maksutnya ingin mendiskripsikan denifisi kata iklas, namun betapa rendahnya bila iklas disepadankan dengan sebuah kotoran, yang justru sama sekali tidak bersih, apa ini pantas?? Iklas adalah nilai sebuah aktifitas yang intinya merujuk kepada pengharapan objek yang hendak dituju yang tidak dapat dilukiskan dengan kata – kata, aplagi digambarkan dengan sifat material.&lt;span class="fullpost"&gt;    Dalam beribadah sering kali kita di ingatkan agar selalu iklas. Imam Ghojali didalam kitabnya Ihya Ulumuddin ketika menguraikan ibadah mengatakan :”Ibadah dengan mengaharapkan ganjaran (balasan ) itu diperbolehkan ( baik ), hal tersebut dilakukan agar kita dapat termotivasi untuk meraihnaya“. Dari pernyataan ini dapat dipahami bahwa sebenarnya iklas itu bukanlah sesuatu membuang sesuatu yang tidak berharga selanjutnya tidak lagi dipikirkan. Sebab, bila seperti itu yang dimaksud dengan iklas, ibadah kita selama ini tidaklah mengandung nilai iklasnya bila masih mengharapkan sesuatu dari ibadah tersebut. Dengan demikian suatu pekerjaan atau perbuatan akan bernilai atau dinilai iklas bukan berdasarkan ada atau tidaknya pamrih yang diharapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keiklasan lekat sekali dengan subjek ( pelaku ) pekerja, dan ultimate aim ( tujuan akhir ) yang hendak dituju. Disinillah penentuan nilai sebuah keiklasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila berbuat sesuatu dan hatinya tidak lepas dari keterpautannya kepada penilain manusia lain atau ada embel – embel harapan lain, maka perbuatan tersebut tidak di dasari oleh iklas, tetapi (riya' ) ingin dipuji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merujuk kepada keterangan tersebut mungkin iklas itu lebih mengena bila kita artikan sebagai sebuah ketulusan yang tidak rancu dan tumpang tindih. Boleh berharap tapi jangan kepada selain Allah Swt. Jika demikian benarlah bila Mujid menyebutkan : kalimah iklas itu adalah tiada Tuhan ( tempat berharap) kecuali Allah Swt. Kemurnian buat taat hanyalah kepada Allah Swt. sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur'an : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ( iklas ) ketaatan hanya kepada-Nya” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(QS. Az-Zumar : 2 )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ayat lain Allah berfirman : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam menjalankan agama dengan lurus, dan supaya mereka mendirikan sholat dan menunaikan zakat, dan demikian itulah agama yang lurus.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(QS. Bayyinah : 5 ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat ini menunjukan bahwa iklas adalah ketulusan berbuat yang ditunjukan hanyalah untuk Allah Swt. semata, tidak untuk orang lain adapun jika kemudian dengan perbuatan itu manusia mendapatkan sesuatu, itu merupakan balasan nyata atas Maha Rahman-Nya Allah Swt. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iklas adalah menjadikan Allah Swt. sebagai tujuan terdepan dalam berbuat dan beramal lillahhita'alla,,,,!!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2079557633908484737-7685457649389508326?l=ahmadfaroidz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ahmadfaroidz.blogspot.com/feeds/7685457649389508326/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ahmadfaroidz.blogspot.com/2011/03/didalam-bahasa-arab-akar-dari-kata.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2079557633908484737/posts/default/7685457649389508326'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2079557633908484737/posts/default/7685457649389508326'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ahmadfaroidz.blogspot.com/2011/03/didalam-bahasa-arab-akar-dari-kata.html' title='Keiklasan'/><author><name>faroidz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06685133659679320001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-GcnyZ9AGazA/Tg7IuHE_6XI/AAAAAAAAADg/NoTs-nC436k/s220/qq.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-TLFZ5RgJiAo/TY2J6IVISfI/AAAAAAAAADE/mfocFfsifVY/s72-c/ikhlas2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2079557633908484737.post-8819384275507221217</id><published>2010-10-31T02:51:00.000-07:00</published><updated>2011-03-24T21:51:47.848-07:00</updated><title type='text'>Pengertian Kewirausahaan</title><content type='html'>BAB II&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pengertian Kewirausahaan&lt;br /&gt; Istilah entrepreneur pertama kali diperkenalkan pada awal abad ke-18 oleh ekonom Perancis, Richard Cantillon. Menurutnya, entrepreneur adalah “agent who buys means of production at certain prices in order to combine them”. Dalam waktu yang tidak terlalu lama, ekonom Perancis lainnya- Jean Baptista Say menambahkan definisi Cantillon dengan konsep entrepreneur sebagai pemimpin. Say menyatakan bahwa entrepreneur adalah seseorang yang membawa orang lain bersama-sama untuk membangun sebuah organ produktif.&lt;br /&gt;Pengertian kewirausahaan relatif berbeda-beda antar para ahli/sumber acuan dengan titik berat perhatian atau penekanan yang berbeda-beda, diantaranya adalah penciptaan organisasi baru (Gartner, 1988), menjalankan kombinasi (kegiatan) yang baru (Schumpeter, 1934), ekplorasi berbagai peluang (Kirzner, 1973), menghadapi ketidakpastian (Knight, 1921), dan mendapatkan secara bersama faktor-faktor produksi (Say, 1803). Beberapa definisi tentang kewirausahaan tersebut diantaranya adalah sebagai berikut:&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jean Baptista Say (1816): Seorang wirausahawan adalah agen yang menyatukan berbagai alat-alat produksi dan menemukan nilai dari produksinya.&lt;br /&gt;Frank Knight (1921): Wirausahawan mencoba untuk memprediksi dan menyikapi perubahan pasar. Definisi ini menekankan pada peranan wirausahawan dalam menghadapi ketidakpastian pada dinamika pasar. Seorang worausahawan disyaratkan untuk melaksanakan fungsi-fungsi manajerial mendasar seperti pengarahan dan pengawasan.&lt;br /&gt;Joseph Schumpeter (1934): Wirausahawan adalah seorang inovator yang mengimplementasikan perubahan-perubahan di dalam pasar melalui kombinasi-kombinasi baru. Kombinasi baru tersebut bisa dalam bentuk (1) memperkenalkan produk baru atau dengan kualitas baru, (2) memperkenalkan metoda produksi baru, (3) membuka pasar yang baru (new market), (4) Memperoleh sumber pasokan baru dari bahan atau komponen baru, atau (5) menjalankan organisasi baru pada suatu industri. Schumpeter mengkaitkan wirausaha dengan konsep inovasi yang diterapkan dalam konteks bisnis serta mengkaitkannya dengan kombinasi sumber daya.&lt;br /&gt;Penrose (1963): Kegiatan kewirausahaan mencakup indentifikasi peluang-peluang di dalam sistem ekonomi. Kapasitas atau kemampuan manajerial berbeda dengan kapasitas kewirausahaan.&lt;br /&gt;Harvey Leibenstein (1968, 1979): Kewirausahaan mencakup kegiatan-kegiatann yang dibutuhkan untuk menciptakan atau melaksanakan perusahaan pada saat semua pasar belum terbentuk atau belum teridentifikasi dengan jelas, atau komponen fungsi produksinya belum diketahui sepenuhnya.&lt;br /&gt;Israel Kirzner (1979): Wirausahawan mengenali dan bertindak terhadap peluang pasar. Entrepreneurship Center at Miami University of Ohio: Kewirausahaan sebagai proses mengidentifikasi, mengembangkaan, dan membawa visi ke dalam kehidupan. Visi tersebut bisa berupa ide inovatif, peluang, cara yang lebih baik dalam menjalankan sesuatu. Hasila akhir dari proses tersebut adalah penciptaan usaha baru yang dibentuk pada kondisi resiko atau ketidakpastian. Salah satu kesimpulan yang bisa ditarik dari berbagai pengertian tersebut adalah bahwa kewirausahaan dipandang sebagai fungsi yang mencakup eksploitasi peluang-peluang yang muncul di pasar. Eksploitasi tersebut sebagian besar berhubungan dengan pengarahan dan atau kombinasi input yang produktif. Seorang wirausahawan selalu diharuskan menghadapi resiko atau peluang yang muncul, serta sering dikaitkan dengan tindakan yang kreatif dan innovatif. Selain itu, seorang wirausahawan menjalankan peranan manajerial dalam kegiatannya, tetapi manajemen rutin pada operasi yang sedang berjalan tidak digolongkan sebagai kewirausahaan. Seorang individu mungkin menunjukkan fungsi kewirausahaan ketika membentuk sebuah organisasi, tetapi selanjutnya menjalankan fungsi manajerial tanpa menjalankan fungsi kewirausahaannya. Jadi kewirausahaan bisa bersifat sementara atau kondisional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Teori Kewirausahaan&lt;br /&gt; Sebelum memaparkan teori kewirausahaan, terlebih dahulu saya mengulas pengertian “teori”. Maksudnya sekalian menyegarkan ingatan saya sendiri sih, kan semester ini mengajar metodologi penelitian juga hehehe. Kita biasanya menggunakan teori untuk menjelaskan sebuah fenomena. Fenomena yang akan dijelaskan disini adalah kehadiran entrepreneurship yang mempunyai kontribusi besar dalam pengembangan ekonomi. Teori tersebut terdiri dari konsep dan konstruk, nah lho apa ya beda kedua istilah tersebut? Teori adalah “sekumpulan konstruk (konsep), definisi, dan proposisi yang saling berhubungan” yang menunjukkan pandangan sistematis terhadap sebuah fenomena dengan merinci hubungan antar variabel, dengan tujuan untuk menerangkan dan memprediksi fenomena. Mari kita lihat beberapa teori yang menjelaskan dan memprediksi fenomena mengenai kewirausahaan.&lt;br /&gt;Neo Klasik, teori ini memandang perusahaan sebagai sebuah istilag teknologis, dimana manajemen (individu-individu) hanya mengetahui biaya dan penerimaan perusahaan dan sekedar melakukan kalkulasi matematis untuk menentukan nilai optimal dari variabel keputusan. Hmmm, jadi individu hanya bertindak sebagai “kalkulator pasif” yang kontribusinya relatif kecil terhadap perusahaan. Jadi pendekatan neoklasik tidak cukup mampu untuk menjelaskan isu mengenai kewirausahaan. Kata Grebel dkk, “There is no space for an entrepreneur in neoclassical theory”. Nah loh, jadi dimana letak teori kewirausahaannya dong? Tapi sebagai titik awal masih bermanfaat juga kok. Kan konsep perusahaan (the firm) yang dijelaskan dalam Neo Klasik masih mengakui juga keberadaan pihak manajemen atau individu-individu. Dan individu inilah yang nantinya berperan sebagai entrepreneur atau intrapreneur, yang akan dijelaskan pada teori-teori selanjutnya.&lt;br /&gt; Schumpeter’s entrepreneur, kajian schumpeter lebih banyak dipengaruhi oleh kajian kritisnya terhadap teori keseimbangan (equilibrium theory)-nya .Harus mengulang kembali berbagai teori-teori ekonomi nih hehehe. Menurut beliau, untuk mencapai keseimbangan diperlukan tindakan dan keputusan aktor (pelaku) ekonomi yang harus berulang-ulang dengan “cara yang sama” sampai mencapai keseimbangan. Jadi kata kuncinya “berulang dengan cara yang sama”, yang menurut Schumpeter disebut “situasi statis”, dan situasi tersebut tidak akan membawa perubahan. Hmmm agak jelimet juga nih. Saya mencoba membuat interpretasi lain terhadap pernyataan teoritis tersebut, “Orang-orang yang statis atau bertindak seperti kebanyakan orang tidak akan membawa perubahan“. Schumpeter berupaya melakukan investigasi terhadap dinamika di balik perubahan ekonomi yang diamatinya secara empiris. Singkat cerita, akhirnya beliau menemukan unsur eksplanatory-nya yang disebut “inovasi“. Dan aktor ekonomi yang membawa inovasi tersebut disebut entrepeneur. Jadi entrepreneur adalah pelaku ekonomi yang inovatif yang akan membuat perubahan. Hmmmm, begitulah “warisan” dari Om Schumpeter hehehe.&lt;br /&gt; Austrian School, Mengutip Adaman dan Devine (2000), masalah ekonomi mencakup mobilisasi sosial dari pengetahuan yang tersembunyi (belum diketahui umum) yang terfragmentasi dan tersebar melalui interaksi dari kegiatan para entrepreneur yang bersiang. Hmmmmmm…… tambah bingung nih. Ada dua konsep utama disini yaitu pengetahuan tersembunyi (orang lain belum tahu) yang dikaji oleh Hayek dan kewirausahaan oleh Mises. Intinya mobilisasi sosial dari pengetahuan tersebut terjadi melalui tindakan entrepreneural. Dan seorang entrepreneur akan mengarahkan usahanya untuk mencapai potensi keuntungan dan dengan demikian mereka mengetahui apa yang mungkin atau tidak mungkin mereka lakukan. Oooohhh begitu toh, jadi artinya seorang entrepreneur itu harus selalu mengetahui pengetahuan (atau informasi) baru (dimana orang banyak belum mengetahuinya). Dan pengetahuan atau informasi baru tersebut dimanfaatkan untuk memperoleh keuntungan. Wah beda-beda tipis ya dengan schumpeter dengan konsep inovasinya. Kan dengan inovasi juga kita bisa mendapatkan pengetahuan, informasi, bahkan teknologi baru.&lt;br /&gt; Penemuan pengetahuan tersembunyi merupakan proses perubahan yang berkelanjutan. Dan proses inilah yang merupakan titik awal dari pendekatan Austrian terhadap kewirausahaan. Ketika dunia dipenuhi ketidakpastian, proses tersebut kadang mengalami sukses dan gagal (hmmm memang begitu adanya ya hehehe). Namun seorang entrepreneur selalu berusaha memperbaiki kesalahannya. Wah kalo begitu sih, ternyata orang tua Saya sudah memahami Austrian Sholl ini dong. Buktinya mereka sering berkata:”Kegagalan itu adalah sukses yang tertunda”, “Belajarlah dari kesalahan”, atau “Hanya keledai lah yang terperosok dua kali” hehehe. Kasihan bener ya keledai  Padahal “keledai” yang berjumpalitan beberapa kali (gagal dan gagal lagi) akhirnya bisa juga menemukan kesuksesan, itulah seorang entrepreneur.&lt;br /&gt; Kirzerian Entrepreneur, Kirzer memakai pandangannya Misesian tentang “human action” dalam menganalisis peranan entrepreneural. Singkat kata, unsur entrepreneur dalam pengambilan keputusan manusia dikemukan oleh Om Kirzer ini lho. Wah beliau ini pasti setuju deh dengan jargon “the man behind the gun” ya hehehe. Menurut beliau, “knowing where to look knowledge”. Dan dengan memanfaatkan pengetahuan yang superior inilah seorang entrepreneur bisa menghasilkan keuntungan. Petuah lain dari beliau adalah “This insight is simply that for any entrepreneurial discovery creativity is&lt;br /&gt;never enough: it is necessary to recognize one’s own creativity“.&lt;br /&gt; Sebenarnya masih banyak sih “petuah-petuah” beliau ini, terutama dikaitkan dengan teori-teori ekonomi sebelumnya, termasuk tanggapannya terhadap teori keseimbangan dari neo klasik. Tapi cukup sudahlah, toh mata kuliah entrepreneurship tidak akan terlalu berat di teori kok. Nanti mahasiswa pada protes lagi, “Pak kok belajar teori mulu nih, kapan kita bisa berlatih menjadi seorang entrepreneur nih!!”. Makanya di kelas kita  lebih banyak berlatih bagaimana membuat proposal bisnis serta berlatih kreaivitas dan inovasi melalui penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (disain brosur, e-marketing, teknik presentasi, dll). Lagian, teori-teori di atas lebih banyak dikaitkan dengan teori ekonomi.&lt;br /&gt; Adapun definisi dari kewirausahaan yang lainnya sebagai berikut :&lt;br /&gt;Sebenarnya definisi kewirausahaan itu cukup bervariasi, tapi di sini kita coba buat definisi kewirausahaan ini secara umum dan bahasa sehari-hari.&lt;br /&gt;Seperti kita tahu kewirausahaan berasal dari kata dasar wirausaha dan wirausaha terdiri dari 2  kata yaitu, wira yang berarti kesatria, pahlawan, pejuang, unggul, gagah berani, sedangkan satu lagi adalah kata usaha yang berarti bekerja, melakukan sesuatu.&lt;br /&gt;Dengan demikian pengertian dari wirausaha ditinjau dari segi arti kata adalah orang tangguh yang melakukan sesuatu. Tetapi kalau definisi kewirausahaan yang lebih detail disini akan kita ambil dari beberapa sumber.&lt;br /&gt;Mengacu dari Keputusan Menteri Koperasi dan Pembinaan Pengusahan Kecil Nomor 961/KEP/M/XI/1995, disebutkan bahwa:&lt;br /&gt;1.Wirausaha adalah orang yang mempunyai semangat, sikap, perilaku dan kemampuan kewirausahaan. &lt;br /&gt;2.Kewirausahaan adalah semangat, sikap, perilaku dan kemampuan seseorang dalam menangani usaha atau kegiatan yang mengarah pada upaya mencari, menciptakan serta menerapkan cara kerja, teknologi dan produk baru dengan meningkatkan efisiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik dan atau memperoleh keuntungan yang  lebih besar. &lt;br /&gt;Kewirausahaan atau dalam bahasa perancis disebut entrepreneurship dan kalau diterjemahkan secara harfiah punya pengertian sebagai perantara, diartikan sebagai sikap dan perilaku mandiri yang mampu memadukan unsur cipta, rasa dan karya atau mampu menggabungkan unsur kreativitas, tantangan, kerja keras dan kepuasan untuk mencapai prestasi maksimal .&lt;br /&gt;Stoner, James: kewirausahaan adalah kemampuan mengambil faktor-faktor produksi-lahan kerja, tenaga kerja dan modal-menggunakannya untuk memproduksi barang atau jasa baru. Wirausahawan menyadari peluang yang tidak dilihat atau tidak dipedulikan oleh eksekutif bisnis lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB III&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Teori Aplikasi Kewirausahaan &lt;br /&gt; Wirausaha adalah seseorang yang bebas dan memiliki kemampuan untuk hidup mandiri dalam menjalankan kegiatan usahanya atau bisnisnya atau hidupnya. Ia bebas merancang, menentukan mengelola, mengendalikan semua usahanya. Sedangkan kewirausahaan adalah suatu sikap, jiwa dan kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru yang sangat bernilai dan berguna bagi dirinya dan orang lain. Kewirausahaan meruapakan sikap mental dan jiwa yang selalu aktif atau kreatif berdaya, bercipta, berkarsa dan bersaahaja dalam berusaha dalam rangka meningkatkan pendapatan dalam kegaitan usahanya atau kiprahnya. Seorang yang memiliki jiwa dan sikap wirausaha selalu tidak puas dengan apa yang telah dicapainya. Dari waktu-ke waktu, hari demi hari, minggu demi minggi selalu mencari peluang untuk meningkatkan usaha dan kehidupannya. Ia selalu berkreasi dan berinovasi tanpa berhenti, karena dengan berkreasi dan berinovasi lah semua peluang dapat diperolehnya. Wirausaha adalah orang yang terampil memanfaatkan peluang dalam mengembangkan usahanya dengan tujuan untuk meningkatkan kehidupannya.&lt;br /&gt; Pada hakekatnya semua orang adalah wirausaha dalam arti mampu berdiri sendiri dalam emnjalankan usahanya dan pekerjaannya guna mencapai tujuan pribadinya, keluarganya, msaayarakat , bangsa dan negaranya, akan tetapi banyak diantara kita yang tidak berkarya dan berkarsa untuk mencapai prestasi yang lebih baik untuk masa depannya, dan ia menjadi ketergantungan pada orang lain, kelompok lain dan bahkan bangsa dan Negara lainnya. Istilah kewirausahaan, kata dasarnya berasal dari terjemahan entrepreneur, yang dalam bahasa Inggris di kenal dengan between taker atau go between. Pada abad pertengahan istilah entrepreneur digunakan untuk menggambarkan seseorang actor yang memimpin proyek produksi, Konsep wirausaha secara lengkap dikemukakan oleh Josep Schumpeter, yaitu sebagai orang yang mendobrak sistem ekonomi yang ada dengan memperkenalkan barang dan jasa yang baru, dengan menciptakan bentuk organisasi baru atau mengolah bahan baku baru. Orang tersebut melakukan kegiatannya melalui organisasi bisnis yang baru atau pun yang telah ada. Dalam definisi tersebut ditekankan bahwa wirausaha adalah orang yang melihat adanya peluang kemudian menciptakan sebuah organisasi untuk memanfaatkan peluang tersebut. &lt;br /&gt; Sedangkan proses kewirausahaan adalah meliputi semua kegiatan fungsi dan tindakan untuk mengejar dan memanfaatkan peluang dengan menciptakan suatu organisasi. Istilah wirausaha dan wiraswasta sering digunakan secara bersamaan, walaupun memiliki substansi yang agak berbeda.&lt;br /&gt;Norman M. Scarborough dan Thomas W. Zimmerer (1993:5) mengemukakan definisi wirausaha sebagai berikut : “ An entrepreuneur is one who creates a new business in the face of risk and uncertainty for the perpose of achieving profit and growth by identifying opportunities and asembling the necessary resourses to capitalize on those opportunuties”.&lt;br /&gt;Menurut Dan Steinhoff dan John F. Burgess (1993:35) wirausaha adalah orang yang mengorganisir, mengelola dan berani menanggung resiko untuk menciptakan usaha baru dan peluang berusaha. Secara esensi pengertian entrepreneurship adalah suatu sikap mental, pandangan, wawasan serta pola pikir dan pola tindak seseorang terhadap tugas-tugas yang menjadi tanggungjawabnya dan selalu berorientasi kepada pelanggan. Atau dapat juga diartikan sebagai semua tindakan dari seseorang yang mampu memberi nilai terhadap tugas dan tanggungjawabnya. Adapun kewirausahaan merupakan sikap mental dan sifat jiwa yang selalu aktif dalam berusaha untuk memajukan karya baktinya dalam rangka upaya meningkatkan pendapatan di dalam kegiatan usahanya. Selain itu kewirausahan adalah kemampuan kreatif dan inovatif yang dijadikan dasar, kiat, dan sumber daya untuk mencari peluang menuju sukses. Inti dari kewirausahaan adalah kemampuan untuk menciptakan seuatu yang baru dan berbeda (create new and different) melaui berpikir kreatif dan bertindak inovatif untuk menciptakan peluang dalam menghadapi tantangan hidup. Pada hakekatnya kewirausahaan adalah sifat, ciri, dan watak seseorang yang memiliki kemauan dalam mewujudkan gagasan inovatif kedalam dunia nyata secara kreatif.&lt;br /&gt;Dari beberapa konsep yang ada ada 6 hakekat penting kewirausahaan sebagai berikut :&lt;br /&gt;1. Kewirausahaan adalah suatu nilai yang diwujudkan dalam perilaku yang dijadikan dasar sumber daya, tenaga penggerak, tujuan, siasat, kiat, proses, dan hasil bisnis (Acmad Sanusi, 1994).&lt;br /&gt;2. Kewirausahaan adalah suatu kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda &lt;br /&gt;3. Kewirausahaan adalah suatu proses penerapan kreativitas dan inovasi dalam memecahkan persoalan dan menemukan peluang untuk memperbaiki kehidupan (Zimmerer. 1996).&lt;br /&gt;4. Kewirausahaan adalah suatu nilai yang diperlukan untuk memulai suatu usaha (start-up phase) dan perkembangan usaha (venture growth) (Soeharto Prawiro, 1997).&lt;br /&gt;5. Kewirausahaan adalah suatu proses dalam mengerjakan sesuatu yang baru (creative), dan sesuatu yang berbeda (inovative) yang bermanfaat memberi nilai lebih.&lt;br /&gt;6. Kewirausahaan adalah usaha menciptakan nilai tambah dengan jalan mengkombinasikan sumber-sumber melaui cara-cara baru dan berbeda untuk memenangkan persaingan. Nilai tambah tersebut dapat diciptakan dengan cara mengembangkan teknologi baru, menemukan pengetahuan baru, menemukan cara baru untuk menghasilkan barang dan jasa yang baru yang lebih efisien, memperbaiki produk dan jasa yang sudah ada, dan menemukan cara baru untuk memberikan kepuasankepadakonsumen.&lt;br /&gt;Berdasarkan keenam konsep diatas, secara ringkas kewirausahaan dapat didefinisikan sebagai sesuatu kemampuan kreatif dan inovatif (create new and different) yang dijadikan kiat, dasar, sumber daya, proses dan perjuangan untuk menciptakan nilai tambah barang dan jasa yang dilakukan dengan keberanian untuk menghadapi risiko.&lt;br /&gt;Dari segi karakteristik perilaku, Wirausaha (entepreneur) adalah mereka yang mendirikan, mengelola, mengembangkan, dan melembagakan perusahaan miliknya sendiri. Wirausaha adalah mereka yang bisa menciptakan kerja bagi orang lain dengan berswadaya. Definisi ini mengandung asumsi bahwa setiap orang yang mempunyai kemampuan normal, bisa menjadi wirausaha asal mau dan mempunyai kesempatan untuk belajar dan berusaha. Berwirausaha melibatkan dua unsur pokok (1) peluang dan, (2) kemampuan menanggapi peluang, Berdasarkan hal tersebut maka definisi kewirausahaan adalah “tanggapan terhadap peluang usaha yang terungkap dalam seperangkat tindakan serta membuahkan hasil berupa organisasi usaha yang melembaga, produktif dan inovatif.”&lt;br /&gt; Sejalan dengan pendapat di atas, Salim Siagian (1999) mendefinisikan: “Kewirausahaan adalah semangat, perilaku, dan kemampuan untuk memberikan tanggapan yang positif terhadap peluang memperoleh keuntungan untuk diri sendiri dan atau pelayanan yang lebih baik pada pelanggan/masyarakat; dengan selalu berusaha mencari dan melayani langganan lebih banyak dan lebih baik, serta menciptakan dan menyediakan produk yang lebih bermanfaat dan menerapkan cara kerja yang lebih efisien, melalui keberanian mengambil resiko, kreativitas dan inovasi serta kemampuan manajemen.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Karakteristik Kewirausahaan&lt;br /&gt;1. Motif Berprestasi Tinggi&lt;br /&gt; Para ahli mengemukakan bahwa seseorang memiliki minat berwirausaha karena adanya motif tertentu, yaitu motif berprestasi (achievement motive). Faktor dasarnya adalah kebutuhan yang harus dipenuhi. Seperti yang dikemukakan oleh Maslow (1934) tentang teori motivasi yang dipengaruhi oleh tingkatan kebutuhan kebutuhan, sesuai dengan tingkatan pemuasannya, yaitu kebutuhan fisik (physiological needs), kebutuhan akan keamanan (security needs), kebutuhan harga diri (esteem needs), dan kebutuhan akan aktualisasi diri (self-actualiazation needs). Menurut Teori Herzberg, ada dua faktor motivasi, yaitu: Kebutuhan berprestasi wirausaha terlihat dalam bentuk tindakan untuk melakukan sesuatu yang lebih baik dan lebih efisien dibandingkan sebelumnya. Wirausaha yang memiliki motif berprestasi pada umumnya memiliki ciri-ciri sebagai berikut :&lt;br /&gt;1. Ingin mengatasi sendiri kesulitan dan persoalan-persoalan yang timbul pada dirinya.&lt;br /&gt;2. Selalu memerlukan umpan balik yang segera untuk melihat keberhasilan dan kegagalan.&lt;br /&gt;3. Memiliki tanggung jawab personal yang tinggi.&lt;br /&gt;4. Berani menghadapi resiko dengan penuh perhitungan.&lt;br /&gt;5. Menyukai tantangan dan melihat tantangan secara seimbang (fiftyfifty). Jika tugas yang diembannya sangat ringan, maka wirausaha merasa kurang tantangan, tetapi ia selalu menghindari tantangan yang paling sulit yang memungkinkan pencapaian keberhasilan sangat rendah.&lt;br /&gt; Motivasi (Motivation) berasal dari bahasa latin “movere” yang berarti to move atau menggerakkan, (Steers and Porter, 1991:5), sedangkan Suriasumantri (hal.92) berpendapat, motivasi merupakan dorongan, hasrat, atau kebutuhan seseorang. Motif dan motivasi berkaitan erat dengan penghayatan suatu kebutuhan berperilaku tertentu untuk mencapai tujuan. Motif menghasilkan mobilisasi energi (semangat) dan menguatkan perilaku seseorang. Secara umum motif sama dengan drive.&lt;br /&gt;Beck (1990: 19), berdasarkan pendekatan regulatoris, menyatakan “drive” sama seperti sebuah kendaraan yang mempunyai suatu mekanisme untuk membawa dan mengarahkan perilaku seseorang.&lt;br /&gt;Sejalan dengan itu, berdasarkan teori atribusi Weiner (Gredler, 1991: 452) ada dua lokus penyebab seseorang berhasil atau berprestasi. Lokus penyebab instrinsik mencakup (1) kemampuan, (2) usaha, dan (3) suasana hati (mood), seperti kelelahan dan kesehatan. Lokus penyebab ekstrinsik meliputi (1) sukar tidaknya tugas, (2) nasib baik (keberuntungan), dan (3) pertolongan orang lain. Motivasi berprestasi mengandung dua aspek, yaitu (1) mencirikan ketahanan dan suatu ketakutan akan kegagalan dan (2) meningkatkan usaha keras yang berguna dan mengharapkan akan keberhasilan &lt;br /&gt;Namun, Travers (1982:435) mengatakan bahwa ada dua kategori penting dalam motivasi berprestasi, yaitu mengharapkan akan sukses dan takut akan kegagalan.&lt;br /&gt;Uraian di atas menunjukkan bahwa setidak-tidaknya ada dua indikator dalam motivasi berprestasi (tinggi), yaitu kemampuan dan usaha. Namun, bila dibandingkan dengan atribusi intrinsik dari Wainer, ada tiga indikator motivasi berprestasi tinggi yaitu: kemampuan, usaha, dan suasana hati (kesehatan). Berdasarkan uraian di atas, hakikat motivasi berprestasi dalam penelitian ini adalah rangsangan-rangsangan atau daya dorong yang ada dalam diri yang mendasari kita untuk belajar dan berupaya mencapai prestasi belajar yang diharapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Selalu Perspektif&lt;br /&gt; Seorang wirausahawan hendaknya seorang yang mampu menatap masa dengan dengan lebih optimis. Melihat ke depan dengan berfikir dan berusaha. Usaha memanfaatkan peluang dengan penuh perhitungan. Orang yang berorientasi ke masa depan adalah orang yang memiliki persepktif dan pandangan kemasa depan. Karena memiliki pandangan jauh ke masa depan maka ia akan selalu berusaha untuk berkarsa dan berkarya (Suryana, 2003 : 23). Kuncinya pada kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru serta berbeda dengan yang sudah ada.&lt;br /&gt;Walaupun dengan risiko yang mungkin dapat terjadi, seorang yang perspektif harus tetap tabah dalam mencari peluang tantangan demi pembaharuan masa depan. Pandangan yang jauh ke depan membuat wirausaha tidak cepat puas dengan karsa dan karya yang sudah ada. Karena itu ia harus mempersiapkannya dengan mencari suatu peluang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Memiliki Kreatifitas Tinggi&lt;br /&gt; Menurut Teodore Levit, kreativitas adalah kemampuan untuk berfikir yang baru dan berbeda. Menurut Levit, kreativitas adalah berfikir sesuatu yang baru (thinking new thing), oleh karena itu enurutnya kewirausahaan adalah berfikir dan bertindak sesuatu yang baru atau berfikir sesuatu yang lama dengan cara-cara baru. Menurut Zimmerer dalam buku yang ditulis Suryana (2003 : 24) dengan judul buku “Entrepreneurship And The New Venture Formation”, mengungkapkan bahwa ide-ide kreativitas sering muncul ketika wirausaha melihat sesuatu yang lama dan berfikir sesuatu yang baru dan berbeda. Oleh karena itu kreativitas adalah menciptakan sesuatu dari yang asalnya tidak ada (generating something from nothing). Inovasi adalah kemampuan untuk menerapkan kreativitas dalam rangka memecahkan persolan-persolan dan peluang untuk meningkatkan dan memperkaya kehidupan (inovation isthe ability to apply creative solutions to those problems ang opportunities to enhance or to enrich people’s live). “Sometimes creativity involves generating something from nothing. However, creativity is more likely to result in colaborating on the present, in putting old things together in the new ways, or in taking something away to create something simpler or better”. Dari definisi diatas, kreativitas mengandung pengertian, yaitu :&lt;br /&gt;1. Kreativitas adalah menciptakan sesuatu yang asalnya tidak ada.&lt;br /&gt;2. Hasil kerjasama masa kini untuk memperbaiki masa lalu dengan cara baru.&lt;br /&gt;3. menggantikan sesuatu dengan sesuatu yang lebih sederhana dan lebih baik.&lt;br /&gt;Menurut Zimmerer(1996:7), “creativity ideas often arise when entrepreuneurs look at something old and think something new or different”. Ide-ide kreativitas sering muncul ketika wirausaha melihat sesuatu yang lama dan berpikir sesuatu baru dan berbeda. Oleh karena itu kreativitas adalah nenciptakan sesuatu dari yang asalnya tidak ada (generating something from nothing). Rahasia kewirausahaan adalah dalam menciptakan nilai tambah barang dan jasa terletak pada penerapan kreativitas dan inovasi untuk memecahkan masalah dan meraih peluang yang dihadapi tiap hari (applying creativity and inovation to solve the problems and to exploit opportunities that people face every day). Berinisiatif ialah mengerjakan sesuatu tanpa menunggu perintah. Kebiasaan berinisiatif akan melahirkan kreativitas (daya cipta) setelah itu melahirkan inovasi. Menurut Zimmerer ada tujuh langkah proses berpikir kreatif dalam kewirausahaan, yaitu:&lt;br /&gt;Tahap 1: Persiapan (Preparation)&lt;br /&gt;Tahap 2: Penyelidikan (Investigation)&lt;br /&gt;Tahap 3: Transformasi (Transpormation)&lt;br /&gt;Tahap 4: Penetasan (Incubation)&lt;br /&gt;Tahap 5: Penerangan (Illumination)&lt;br /&gt;Tahap 6: Pengujian (Verification)&lt;br /&gt;Tahap 7: Implementasi (Implementation)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Memiliki Perilaku Inovatif  Tinggi&lt;br /&gt; Menjadi wirausaha yang handal tidaklah mudah. Tetapi tidaklah sesulit yang dibayangkan banyak orang, karena setiap orang dalam belajar berwirausaha. Menurut Poppy King, wirausaha muda dari Australia yang terjun ke bisnis sejak berusia 18 tahun, ada tiga hal yang selalu dihadapi seorang wirausaha di bidang apapun, yakni: pertama, obstacle (hambatan); kedua, hardship (kesulitan); ketiga, very rewarding life (imbalan atau hasil bagi kehidupan yang memukau). Sesungguhnya kewirausahaan dalam batas tertentu adalah untuk semua orang. Mengapa? cukup banyak alasan untuk mengatakan hal itu. Pertama, setiap orang memiliki cita-cita, impian, atau sekurang-kurangnya harapan untuk meningkatkan kualitas hidupnya sebagai manusia. Hal ini merupakan semacam “intuisi” yang mendorong manusia normal untuk bekerja dan berusaha.&lt;br /&gt;1. Digerakkan oleh ide dan impian,&lt;br /&gt;2. Lebih mengandalkan kreativitas,&lt;br /&gt;3. Menunjukkan keberanian,&lt;br /&gt;4. Percaya pada hoki, tapi lebih percaya pada usaha nyata,&lt;br /&gt;5. Melihat masalah sebagai peluang,&lt;br /&gt;6. Memilih usaha sesuai hobi dan minat,&lt;br /&gt;7. Mulai dengan modal seadanya,&lt;br /&gt;8. Senang mencoba hal baru,&lt;br /&gt;9. Selalu bangkit dari kegagalan, dan&lt;br /&gt;10. Tak mengandalkan gelar akademis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Selalu Komitmen dalam Pekerjaan&lt;br /&gt; Seorang wirausaha harus memiliki jiwa komitmen dalam usahanya dan tekad yang bulat didalam mencurahkan semua perhatianya pada usaha yang akan digelutinya, didalam menjalankan usaha tersebut seorang wirausaha yang sukses terus memiliki tekad yang mengebu-gebu dan menyala-nyala (semangat tinggi) dalam mengembangkan usahanya, ia tidak setengah-setengah dalam berusaha, berani menanggung resiko, bekerja keras, dan tidak takut menghadapi peluang-peluang yang ada dipasar. Tanpa usaha yang sungguh-sunguh terhadap pekerjaan yang digelutinya maka wirausaha sehebat apapun pasti menemui jalan kegagalan dalam usahanya. Oleh karena itu penting sekali bagi seorang wirausaha untuk komit terhadap usaha dan pekerjaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Mandiri Sesuai Dengan Inti Dari Jiwa Kewirausahaan &lt;br /&gt; yaitu kemampuan untuk menciptakan seuatu yang baru dan berbeda (create new and different) melaui berpikir kreatif dan bertindak inovatif untuk menciptakan peluang dalam menghadapi tantangan hidup, maka seorang wirausaha harus mempunyai kemampuan kreatif didalam&lt;br /&gt;mengembangkangkan ide dan pikiranya terutama didalam menciptakan peluang usaha didalam dirinya, dia dapat mandiri menjalankan usaha yang digelutinya tanpa harus bergantung pada orang lain, seorang wirausaha harus dituntut untuk selalu menciptakan hal yang baru dengan jalan mengkombinasikan sumber-sumber yang ada disekitarnya, mengembangkan teknologi baru, menemukan pengetahuan baru, menemukan cara baru untuk menghasilkan barang dan jasa yang baru yang lebih efisien, memperbaiki produk dan jasa yang sudah ada, dan menemukan cara baru untuk memberikan kepuasan kepada konsumen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Berani Menghadapi Risiko&lt;br /&gt; Wirausaha adalah seseorang yang menanggung risiko. Wirausaha dalam mengambil tindakan hendaknya tidak didasari oleh spekulasi, melainkan perhitungan yang matang. Ia berani mengambil risiko terhadap pekerjaannya karena sudah diperhitungkan. Oleh sebab itu, wirausaha selalu berani mengambil risiko yang moderat, artinya risiko yang diambil tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah. Keberanian menghadapi risiko yang didukung komitmen yang kuat, mendorong wirausaha untuk terus berjuang mencari peluang sampai memperoleh hasil. Hasil-hasil itu harus nyata/jelas dan objektif, dan merupakan umpan balik (feedback) bagi kelancaran kegiatannya. Kemauan dan kemampuan untuk mengambil risiko merupakan salah satu nilai utama dalam kewirausahaan. Wirausaha yang tidak mau mengambil risiko akan sukar memulai atau berinisiatif. Menurut Angelita S. Bajaro, “seorang wirausaha yang berani menanggung risiko adalah orang yang selalu ingin jadi pemenang dan memenangkan dengan cara yang&lt;br /&gt;baik” . Wirausaha adalah orang yang lebih menyukai usaha-usaha yang lebih menantang untuk&lt;br /&gt;lebih mencapai kesuksesan atau kegagalan daripada usaha yang kurang menantang. Oleh sebab itu, wirausaha kurang menyukai risiko yang terlalu rendah atau terlalu tinggi. Keberanian untuk menanggung risiko yang menjadi nilai kewirausahaan adalah pengambilan risiko yang penuh&lt;br /&gt;dengan perhitungan dan realistis. Kepuasan yang besar diperoleh apabila berhasil dalam melaksanakan tugas-tugasnya secara realistis. Wirausaha menghindari situasi risiko yang rendah karena tidak ada tantangan, dan menjauhi situasi risiko yang tinggi karena ingin berhasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Selalu Mencari Peluang&lt;br /&gt; Esensi kewirausahaan yaitu tanggapan yang positif terhadap peluang untuk memperoleh keuntungan untuk diri sendiri dan atau pelayanan yang lebih baik pada pelanggan dan masyarakat, cara yang etis dan produktif untuk mencapai tujuan, serta sikap mental untuk merealisasikan tanggapan yang positif tersebut. Pengertian itu jugamenampung wirausaha yang pengusaha, yang mengejar keuntungan secara etis serta wirausaha yang bukan pengusaha, termasuk yang&lt;br /&gt;mengelola organisasi nirlaba yang bertujuan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik bagi pelanggan/masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Memiliki Jiwa Kepemimpinan&lt;br /&gt; Seorang wirausaha yang berhasil selalu memiliki sifat kepemimpinan, kepeloporan dan keteladanan. Ia selalu ingin tampilberbeda, lebih dahulu, lebih menonjol. Debgan menggunakan&lt;br /&gt;kemampuan kreativitas dan inovasi, ia selalu menampilkan barang danjasa-jasa yang dihasilkanya lebih cepat, lebih dahulu dan segera berada&lt;br /&gt;dipasar. Ia selalu menampilkan produk dan jasa-jasa baru dan berbeda sehingga ia menjadi pelopor yang baik dalam proses produksi maupun prmasaran. Ia selalu memamfaatkan perbedaan sebagai suatu yang menambah nilai. Karena itu, perbedaan bagi sesorang yang memiliki jiwa kewirausahaan merupakan sumber pembaharuan untuk menciptakan nilai. Ia selalu ingin bergaul untuk mencari peluang, terbuka untuk menerima kritik dan saran yang kemudian dijadikan peluang. Leadership Ability adalah kemampuan dalam kepemimpinan. Wirausaha yang berhasil memiliki kemampuan untuk menggunakan pengaruh tanpa kekuatan (power), seorang pemimpin harus memiliki taktik mediator dan negotiator daripada diktaktor. Semangat, perilaku dan kemampuan wirausaha tentunya bervariasi satu sama lain dan atas dasar itu wirausaha dikelompokkan menjadi tiga tingkatan yaitu: Wirausaha andal, Wirausaha tangguh, Wirausaha unggul. Wirausaha yang perilaku dan kemampuannya lebih menonjol dalam memobilisasi sumber daya dan dana, serta&lt;br /&gt;mentransformasikannya menjadi output dan memasarkannya secara efisien lazim disebut Administrative Entrepreneur. Sebaliknya, wirausaha yang perilaku dan kemampuannya menonjol dalam kreativitas, inovasi serta mengantisipasi dan menghadapi resiko lazim disebut Innovative&lt;br /&gt;Entrepreneur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Memiliki Kemampuan Manajerial&lt;br /&gt; Salah satu jiwa kewirausahaan yang harus dimiliki seorang wirausaha adalah kemampuan untuk memanagerial usaha yang sedang digelutinya, seorang wirausaha harus memiliki kemampuan perencanaan usaha, mengorganisasikan usaha, visualisasikan usaha, mengelola usaha&lt;br /&gt;dan sumber daya manusia, mengontrol usaha, maupun kemampuan mengintergrasikan operasi perusahaanya yang kesemuanya itu adalah merupakan kemampuan managerial yang wajib dimiliki dari seorang wirausaha, tanpa itu semua maka bukan keberhasilan yang diperoleh tetapi kegagalan uasaha yang diperoleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Memiliki Kerampilan Personal&lt;br /&gt; Wirausahawan andal memiliki ciri-ciri dan cara-cara sebagai berikut: Pertama Percaya diri dan mandiri yang tinggi untuk mencari penghasilan dan keuntungan melalui usaha yang dilaksanakannya. Kedua, mau dan mampu mencari dan menangkap peluang yang&lt;br /&gt;menguntungkan dan memanfaatkan peluang tersebut. Ketiga, mau dan mampu bekerja keras dan tekun untuk menghasilkan barang dan jasa yang lebih tepat dan effisien. Keempat, mau dan mampu berkomunikasi, tawar menawar dan musyawarah dengan berbagai pihak, terutama kepada pembeli.&lt;br /&gt;Kelima, menghadapi hidup dan menangani usaha dengan terencana, jujur, hemat, dan disiplin. Keenam, mencintai kegiatan usahanya dan perusahaannya secara lugas dan tangguh.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2079557633908484737-8819384275507221217?l=ahmadfaroidz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ahmadfaroidz.blogspot.com/feeds/8819384275507221217/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ahmadfaroidz.blogspot.com/2010/10/bab-ii-1.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2079557633908484737/posts/default/8819384275507221217'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2079557633908484737/posts/default/8819384275507221217'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ahmadfaroidz.blogspot.com/2010/10/bab-ii-1.html' title='Pengertian Kewirausahaan'/><author><name>faroidz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06685133659679320001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-GcnyZ9AGazA/Tg7IuHE_6XI/AAAAAAAAADg/NoTs-nC436k/s220/qq.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2079557633908484737.post-1915093034966855928</id><published>2010-08-18T20:27:00.000-07:00</published><updated>2011-03-24T21:54:37.474-07:00</updated><title type='text'>Doa Setelah Sholat Tahajjud</title><content type='html'>بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْم&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، حَمْدًا يُوَافِي نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ، يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِيْ لِجَلاَلِ وَجْهِكَ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ، اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;اَللَّهُمَّ اجْعَلْنَا بِاْلإِيْمَانِ كَامِلِيْنَ، وَلِفَرَائِضِكَ مُؤَدِّيْنَ، وَعَلَى الصَّلَوَاتِ مُحَافِظِيْنَ، وَلِلزَّكَاةِ فَاعِلِيْنَ، وَلِمَا عِنْدَكَ طَالِبِيْنَ، وَلِعَفْوِكَ رَاجِيْنَ، وَبِالْهُدَى مُتَمَسِّكِيْنَ، وَعَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضِيْنَ، وَفِى الدُّنْيَا زَاهِدِيْنَ، وَفِى اْلآخِرَةِ رَاغِبِيْنَ، وَبِالْقَضَاءِ رَاضِيْنَ، وَبِالنَّعْمَاءِ شَاكِرِيْنَ، وَعَلَى الْبَلاَيَا صَابِرِيْنَ، وَتَحْتَ لِوَاءِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ , يَوْمَ الْقِيَامَةِ سَائِرِيْنَ، وَعَلَى الْحَوْضِ وَارِدِيْنَ، وَفِى الْجَنَّةِ دَاخِلِيْنَ، وَعَلَى سَرِيْرَةِ الكَرَامَةِ قَاعِدِيْنَ، وَبِحُوْرٍ عِيْنٍ مُتَزَوِّجِيْنَ، وَمِنْ سُنْدُسٍ وَإِسْتَبْرَقٍ وَدِيْبَاجٍ مُتَلَبِّسِيْنَ، وَمِنْ طَعَامِ الْجَنَّةِ آكِلِيْنَ، وَمِنْ لَبَنٍ وَعَسَلٍ مُصَفَّيْنِ شَارِبِيْنَ، بِأَكْوَابٍ وَأَبَارِيْقَ وَكَأْسٍ مِنْ مَعِيْنٍ، مَعَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّيْنَ وَالصِّدِّيْقِيْنَ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِيْنَ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;اَللَّهُمَّ اجْعَلْنَا فِيْ هذِهِ اللَّيْلَةِ الشَّرِيْفَةِ الْمُبَارَكَةِ مِنَ السُّعَدَاءِ الْمَقْبُوْلِيْنَ، وَلاَ تَجْعَلْنَا اللَّهُمَّ مِنَ اْلأَشْقِيَاءِ الْمَرْدُوْدِيْنَ، إِلهَنَا عَافِنَا وَاعْفُ عَنَّا، وَاغْفِرِ اللَّهُمَّ لَنَا وَلِوَالِدِيْنَا وَلأُمَّهَاتِنَا، وَلإِخْوَانِنَا وَلأَخَوَاتِنَا، وَلأَزْوَاجِنَا وَلأَهْلِيْنَا َوِلأَهْلِ بَيْتِنَا، وَلأَجْدَادِنَا وَلِجَدَّاتِنَا، وَلأَسَاتِذَتِنَا وَلِمَشَايِخِنَا وَلِمُعَلِّمِيْنَا، وَلِمَنْ عَلَّمْنَاهُ وَلِذَوِى الْحُقُوْقِ   عَلَيْنَا، وَلِمَنْ أَحَبَّنَا وَأَحْسَنَ إِلَيْنَا، وَلِمَنْ هَدَانَا وَهَدَيْنَاهُ إِلَى الْخَيْرِ، وَلِمَنْ أَوْصَانَا وَوَصَّيْنَاهُ بِالدُّعَاءِ، وَلِجَمِيْعِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَاكْتُبِ اللَّهُمَّ السَّلاَمَةَ وَالْعَافِيَةَ عَلَيْنَا وَعَلَيْهِمْ، وَعَلَى عَبِيْدِكَ الْحُجَّاجِ وَالْمُعْتَمِرِيْنَ وَالغُزَاةِ وَالزُّوَّارِ وَالمُسَافِرِيْنَ، فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ وَالْجَوِّ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ، وَقِنَا شَرَّ الظَّالِمِيْنَ، وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِيْنَ، يَا مُجِيْبَ السَّائِلِيْنَ، وَاخْتِمْ لَنَا يَا رَبَّنَا مِنْكَ بِخَيْرٍ، يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى خَيْرِ خَلْقِهِ مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ، وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2079557633908484737-1915093034966855928?l=ahmadfaroidz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ahmadfaroidz.blogspot.com/feeds/1915093034966855928/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ahmadfaroidz.blogspot.com/2010/08/blog-post.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2079557633908484737/posts/default/1915093034966855928'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2079557633908484737/posts/default/1915093034966855928'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ahmadfaroidz.blogspot.com/2010/08/blog-post.html' title='Doa Setelah Sholat Tahajjud'/><author><name>faroidz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06685133659679320001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-GcnyZ9AGazA/Tg7IuHE_6XI/AAAAAAAAADg/NoTs-nC436k/s220/qq.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2079557633908484737.post-8753410016372897153</id><published>2010-06-07T03:55:00.001-07:00</published><updated>2010-06-07T03:55:30.205-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>MOHON MAAF.UNTUK SEMENTARA BELUM BISA MAKSIMAL&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2079557633908484737-8753410016372897153?l=ahmadfaroidz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ahmadfaroidz.blogspot.com/feeds/8753410016372897153/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ahmadfaroidz.blogspot.com/2010/06/mohon-maaf.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2079557633908484737/posts/default/8753410016372897153'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2079557633908484737/posts/default/8753410016372897153'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ahmadfaroidz.blogspot.com/2010/06/mohon-maaf.html' title=''/><author><name>faroidz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06685133659679320001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-GcnyZ9AGazA/Tg7IuHE_6XI/AAAAAAAAADg/NoTs-nC436k/s220/qq.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2079557633908484737.post-2459605013121317115</id><published>2010-01-17T20:29:00.000-08:00</published><updated>2010-06-07T03:46:42.247-07:00</updated><title type='text'>Hikmah sholat dhuha</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;ketika aku dulu masih mendapatkan banyak ujian dari sang Maha Penyayang.hari demi hari aku lewati dengan kesedihan,dan ujian tak kandas hilang mlah malah bnyak berdatangan.rasana seakan hidupku sangat berat,untuk aku jalankan dan da dorongan dari hati kecil untuk berhenti melangkah berjalan.begtu bnyak beban yang aku tanggung seakan aku tak kuat lgi memikulnya.kayakmya aku tak sanggup menghadapi ujian ini.hati pun menjadi sedih,bimbag dan pikiran pun tidak tenang,rsa bahagia ku seakan hilang entah kemana,dan sangat jauh pergi meninggalkan aku.aku pun bingung kepada siapkah ku minta pertolongan?ketika itu tidak sengaja aku mendengrkan radio dikamr.di progam ceramh diradio ku dengar seorang stadz sedang menyampikan ceramahnya tentang hati yang gndah,ku dengrkan kata ustadz ,beliu menyarankan bagi para pendengar yang sekarang lgi mersa kesediha atas cobaanNya jagn lah nbersedih hadapi semua cobaan tu karena kita sesngguhnya diuji ntuk menjadi mansia yang kokoh menjadi yng lebih baek.seiring kata demi kata di ucapkan seoarang stadz t menberi nasehat apabila klo kita kepengen bisa tenag maka dengan salah satunya dengan mengerjakn sholat dhuha karena sholat dhuha bsa memberi kejernihan jiwa dan hati.dan mejadikan seseorang tenag tabah dan selalu bahagia.kemudian keesokan harinya nasehat ustadz itu saya pengen coba.saya niatkan untuk sholat dhuha tetapi rasa males seakan akan menarik niatku dan rasanya berat banget ingin melaksakan hanya dua rokaat saja.akhirnya saya lmelaksanakan sholat dhuha smpe selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;waktu itu sehabis melakukan shoalt dhuha memang tidak ada rasa yang bahgia tetap biasa biasa saja.setelah itu saya berfikir pa sholat saya kurang bisa khusuk,akhirnya saya berniat tu mencoba lagi kesokan harinya dan akan saya buktikan tentang omongan ustadz itu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2079557633908484737-2459605013121317115?l=ahmadfaroidz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ahmadfaroidz.blogspot.com/feeds/2459605013121317115/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ahmadfaroidz.blogspot.com/2010/01/hikmah-sholat-dhuha.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2079557633908484737/posts/default/2459605013121317115'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2079557633908484737/posts/default/2459605013121317115'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ahmadfaroidz.blogspot.com/2010/01/hikmah-sholat-dhuha.html' title='Hikmah sholat dhuha'/><author><name>faroidz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06685133659679320001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-GcnyZ9AGazA/Tg7IuHE_6XI/AAAAAAAAADg/NoTs-nC436k/s220/qq.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2079557633908484737.post-1925998500318999845</id><published>2010-01-12T20:05:00.000-08:00</published><updated>2010-01-12T20:46:22.910-08:00</updated><title type='text'>cintai aku</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 51, 0);font-size:180%;" &gt;D&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 51, 0);"&gt;idalam hatiku telah aku temukan arti kebahagiaan bersama dirimu.aku mersa berarti bila engko selalu ada disampingku.sanggupkah dirimu untuk bertahan hingga mentari tak bersinar lagi.mencintaiku diriku walaupun bintang tak terang,cintailah aku sepenuh hati sesungguhnya aku tak ingin pergi darimu dan tak kan mampu ku hadapi dunia ini. betapa hidupku takkan pernah sama bila kou tinggalkan aku.tetaplah disini bersam diriku dan saling memiliki sampai selama lamanya tiada arti hidupku bila tiada engko disisi.genggamlah tanganku dan peluklah diriku,saat ku nanti jatuh menagis sepi.ciatailah ak sepenuh hati sesungguhnya aku tak ingin kau pergi cintailah aku sepenu hati tak ingin kau pergi takkan mampu ku hadapi dunia ini tiada arti semua bila kau pergi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2079557633908484737-1925998500318999845?l=ahmadfaroidz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ahmadfaroidz.blogspot.com/feeds/1925998500318999845/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ahmadfaroidz.blogspot.com/2010/01/cintai-aku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2079557633908484737/posts/default/1925998500318999845'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2079557633908484737/posts/default/1925998500318999845'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ahmadfaroidz.blogspot.com/2010/01/cintai-aku.html' title='cintai aku'/><author><name>faroidz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06685133659679320001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-GcnyZ9AGazA/Tg7IuHE_6XI/AAAAAAAAADg/NoTs-nC436k/s220/qq.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
