Pages

Senin, 25 Juli 2011

Persiapan Menyambut Ramadhan


Subhanallah…Alhamdulillah,,,tidak terasa begitu cepat rasanya, tinggal hitungan hari saja kita akan kedatangan tamu yang istemewa lagi yaitu bulan suci ramadhan yang penuh berkah dan magfiroh. Seiring kita menunggu bulan suci ramadhan yang tidak lama lagi kita akan melaksanakannya, sangat baguslah sekarang juga kita menyiapkannya dengan semaksimal mungkin agar nantiya disaat kita menjalankannya akan bisa lancar dan mendapatkan hasil yang maksimal. Sesuatu yang akan dikerjakan apabila sebelumnya dipersiapakn dengan matang maka akan tercapai hasil yang baik pula.Maka dari itu jangan menganggap remeh masalah persiapan dan menurut ana sangat penting banget sebuah persiapan itu, untuk itu kita semua memplenning / memenej / mengatur strategi sebaik mugkin persiapan kita untuk menjalakan sesutau yang benar – benar berharga sekali dalam satu kali dalam satu tahun yaitu melakuakan puasa dibualn ramadhan. Dan sangat sayang banget kalau tidak ada persiapan yang ekstra sehingga nantinya ketika menjalankanya akan terasa biasa – biasa saja atau tidak yang istimewa. Disni ana akan menjelaskan sedikit mengenai persiapan untuk menjalankan ibadah puasa diramadhon ini. Lagsung saja tidak usah panjang lebar ana langsung jelaskan yang saya juga ambil dari internet,,,hehehe,,sok tau ana?????!! Ada beberapa point yang akan ana tulis disini semoga bisa bermanfaat buat temen – temen dan para pembaca yang lainya.
Sebagaimana kita tahu, bulan Ramadhan adalah bulan yang paling ditunggu-tunggu oleh jutaan umat muslim di seluruh penjuru dunia. Kurang lebih 1 minggu lagi kita akan memasuki bulan penuh berkah itu pada tahun 1432 Hijriyah ini. Untuk dapat menjalankan ibadah Ramadhan secara maksimal, sudah sepantasnya umat muslim mempersiapkan diri untuk menyambut bulan yang mulia ini. Setidaknya ada 4 hal yang perlu dipersiapkan untuk menyambut Ramadhan, apa saja 4 persiapan tersebut?

1. Persiapan ruhiyah ( Hati)
Persiapan ruhiyah atau mempersiapkan nurani untuk menyambut bulan Ramadhan merupakan persiapan yang sudah seharusnya dipersiapkan. Persiapan hati merupakan persiapn ditingkat pertama yang harus ada di setiap diri seorang muslim. Kareana hati adalah landasan atau dasar utama yang menentukan baik dan tidaknya kwalitas amal ibadah seseorang. Hati yang baik akan menciptakan niat yang baik, dan niat yang baik akan menghasilkan ibadah yang baik pula. Sesungguhnya setiap amalan tergantung kepada niatnya, apabila baik maka baiklah amal ibadahnya begitu juga sebaliknya. Persiapan ruhiyah dapat dilakukan dengan cara tazkiyatun nafs / membersihkan hati dari penyakit – penyakit dalam jiwanya sehingga hati nurani akan bersih dari penyakit-penyakit yang dapat mengganggu ibadah dibulan ramadhon nantinya.

“Dan beruntunglah orang yang menyucikan jiwanya” ( Asy - Syams : 9)
Ada banyak cara yang bisa kita lakukan agar hati ini benar – benar siap, yaitu dengan :
1. Banyak banyak bertaubat atas dosa yang pernah dilakukannya
2. Banyak – banyak beristigfar
3. Berbuat baik dan menjauhi perbuatan – perbuatan maksiat
4. Rajin beribadah wajib atau pun sunnah
5. Banyak berdzikir kepada Allah
Semoga dengan itu hati kita dibersihkan oleh Allah sehingga kita dapat melaksanakan puasa dengan khusuk dan puasanya diterima Allah sehingga kita bisa memperoleh kemenagan dan kembali fitroh. Amin, amin ya robbal alamin.

2. Persiapan ilmiyah ( Ilmu )

Ilmu sangatlah penting untuk kita dapatkan karena dengan ilmulah kita dapat mengetahuai mana yang baik dan mana yang tidak baik. Beribadah di bulan Ramdhan akan lebih maksimal jika kita mengetahui ilmu - ilmu yang berkaitan dengan bulan Ramadhan yang dapat membekali kita untuk menjalani ibadah di bulan ini terutama ilmu - ilmu tentang amalan di bulan Ramadhan seperti hikmah puasa Ramadhan, tadarus Al-Quran, shalat Tarawih, i’tikaf di masjid hingga zakat. Kita dapat mengetahui ilmu yang dapat menjadi bekal ramadhan nantinya melalui banyak cara. Bisa dengan mengikuti pengajian / majelis, membaca buku tentang referensi Ramadhan, bertanya kepada ahlinya, bisa juga mencari melalui media internet dan melalui media elektronik misalnya radio atapun televisi. Banyak masyarakat awam yang kurang paham masalah puasa, mereka mengerjakan puasa tapi hanya sebatas menahan rasa lapar atau hal – hal yang bisa membatalkan puasa, selebihnya mereka tidak tahu bahwa banyak amalan - amalan atau hikmah - hikmah yang belum diketahuainya karena kurang begitu paham tentang ilmunya. Dengan mengetahui ilmu - lmu yang berkaitan dengan Ramadhan kita akan lebih siap dan bersemangat melaksanakan amalan-amalan di bulan Ramadhan.


3. Persiapan kesehatan atau persiapan jasadiyah ( Fisik )

Puasa identik dengan ibadah yang memerlukan fisik yang prima. Orang yang fisiknya kuat akan lancar dalam menjalankan puasa. Oleh karen itu, kita mulai saat ini perlu mempersiapkan fisik kita dengan sebaik - baiknya, mumpung masih ada waktu walaupun tidak lama lagi kita akan menjalankan ibadah Ramadhan. Banyak cara yang bisa kita lakukan agar tubuh kita menjadi sehat dan selalu fit, diantarnya dengan berolah raga dengan teratur, makan yang cukup dan yang sehat, tidur cukup, selalu jaga kebersihan dan banyak lagi yang lainya. Sebelum kita menjalankan puasa tidak salahnya kita melakukan pemanasan dahulu dengan cara berpuasa sunnah seperti puasa senis - kamis, puasa Nabi Daud, atau puasa sunnah yag lainya. Sehingga ketika tiba waktunya puasa ramadhon kita tidak kaget, dan akhirnya tidak beban berat untuk kita lakukan. Ketika menjalankan puasa bukan berarti kita bermalas – malasan karena kita tidak makan akhirnya lemas, itu salah besar. Malah sebalikya kalau kita sudah terbiasa berpuasa maka tubuh kita akan menjadi lebih sehat dan kuat. Kita harus selalu bersemangat berpuasa walaupun saat sedang bekerja.

“Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah” (HR.Muslim, Baihaki, Ibnu Majah)


4. Persiapan maliyah ( Harta )

Mempersiapkan harta di bulan Ramadhan bukan berarti untuk membeli makanan yang banyak, melainkan untuk amal ibadah seperti infak/shadaqah, zakat mal maupun zakat fitrah, atau memberi makanan buka puasa untuk oranglain.
Dengan melakukan persiapan di atas semoga ibadah kita di bulan Ramahan nantinya akan lebih maksimal dan tentunya mendapat pahala dari Allah Ta’ala. Pada akhirnya, Selamat menyambut bulan Ramadhan bagi umat muslim di seluruh dunia. pekerjaan berat tau yang mungkin bisa menjadi beban kelancaran puasa kita hendak mulai saat ini diselesaikan, atu bisa dikurangi,sehinnga pada waktu menjalankan ibadah puasa kita tidak terlalu diberatkan dengan masalah kesibukan atau pekerjaan dan kita bisa fokus menjalankanya.
Semoga artikel ini bermanfaat, paling tidak dapat mengingatkan satu sama lain tentang bulan Ramadhan yang akan segera datang. Itu saja yang dapat ana sampaikan,besar harapan semoga dapat bermanfaat bagi para pembaca atau pun bagi teman – teman semua. Mohon maaf atas segala kekurangan maklum ana bukan penulis sejati dan miskin ilmu, maka dengan itu ana mengharap masukan kritik maupun saran kepada pembaca semua. Semoga kita diberi kesempatan untuk bertemu dengan bulan ramahan dan bisa menjalankan dengan sebaik mungkin.
syukron,,,,,
“ Marhabban Yaa Ramadhan”

1 komentar:

  1. Syukron izin copy untuk dibagi kepada handai tolan.

    BalasHapus